Senin, Mei 25, 2026
BerandaWanitaMarak Pelecehan Seksual di Cilegon, GOW Ajak Masyarakat Normalisasikan Pelaporan

Marak Pelecehan Seksual di Cilegon, GOW Ajak Masyarakat Normalisasikan Pelaporan

BCO.CO.ID – Jumlah korban yang mengalami pelecehan seksual di Kota Cilegon pada tahun 2025, mencapai 48 kasus dalam rentang waktu Januari-September. Sementara pada tahun 2024 lalu, terdapat 49 kasus pelecehan seksual.

Hal ini berdasarkan data yang disampaikan Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cilegon, IPDA Yuli Meliana Sitorus, dalam acara Seminar Kewadonan di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Senin 13 Oktober 2025.

Menurut IPDA Yuli, korban atas kasus pelecehan seksual ini berkisar pada umur 14-17 tahun. “Korbannya rata-rata anak di bawah umur ya. Campur, tapi banyakkan perempuan,” kata IPDA Yuli.

Dijelaskan, para pelaku pelecehan seksual banyak dipengaruhi oleh tontonan yang tidak berkualitas di media sosial. Apalagi saat ini, hubungan sesama jenis malah menjadi tren. “Karena mungkin dia ada kelainan seksual, dan mungkin dia melihat di media sosial. Jadi sudah kayak di luar negeri (merasa_Red) sudah aman,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati menyampaikan, masyarakat agar lebih aware dan lebih waspada serta mengetahui apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual.

Sehingga, diharapkan masyarakat menormalisasikan untuk pelaporan dan tidak menyimpan ‘rahasia’ itu sendiri. Ini merupakan salah satu intervensi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi yang sedang dialami.

“Kalau kita lihat kurvanya tadi sebenarnya kota Cilegon itu bukan yang tinggi ya, ada kota lain lebih tinggi. Jadi saya masih ada harapan, harapannya masyarakat untuk melapor, semuanya lapor. Yang penting dilaporkan dulu, kemudian kita bisa bertindak apa saja yang bisa kita lakukan,” ucap Raras.

Oleh sebab itu, Raras menekankan, pendampingan bisa dilakukan dengan cara terjun langsung kepada masyarakat sehingga pemerintah menjadi jembatan untuk warganya. “Kalau dari saya pribadi, saya berharap seperti inklusi, saya lebih banyak terjun langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Itu harapan saya, termasuk untuk pelecehan seksual,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments