BCO.CO.ID – Istri Wakil Wali Kota Cilegon Nur Kusuma Ngarasati atau Raras, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon periode 2025-2029, Kamis 19 September 2025.
Raras menegaskan, komitmen GOW untuk memprioritaskan isu-isu perempuan dan anak, khususnya terkait kasus kekerasan seksual yang marak terjadi. Raras menyadari bahwa tugas organisasi perempuan cukup berat. Namun, ia optimis GOW dapat menjalankan perannya. Menurutnya, perempuan memiliki kemampuan ‘multitasking’ dan pintar membagi peran.
“Perempuan itu pintar ‘membelah diri’, multitasking. Dari kesibukan yang ada, bisa dibagi sesuai prioritas. Bahkan sekarang, teknologi digital mempermudah kita. Jadi perempuan tetap bisa mengasuh anak di rumah tapi juga aktif berorganisasi,” jelas Raras.

Ia menambahkan, isu perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual akan menjadi program utama yang didahulukan. “Ini sudah saatnya bergerak, tidak cukup hanya mendengar cerita dari masyarakat,” tegasnya.
Raras juga menyinggung efisiensi anggaran dengan mengalokasikan dana untuk program yang paling mendesak. “Perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual itu prioritas utama GOW,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narulita Dimyati menekankan, pentingnya peran perempuan dan anak sebagai fondasi bangsa.
“Perempuan adalah madrasah utama dan pertama bagi anak-anak. Kalau perempuan terlindungi dan anak-anak mendapatkan haknya, bangsa ini akan bermartabat,” terang Irna.
Irna juga menyoroti pentingnya akses pendidikan, kesehatan, dan keterampilan bagi perempuan. Menurutnya, dengan memiliki keterampilan, perempuan bisa lebih mandiri secara ekonomi.
“Perempuan juga harus punya akses untuk memiliki keterampilan. Dengan skill, ekonomi mereka bisa lebih mapan dan tidak tergantung kepada orang lain. Karena itu, pelatihan dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga kota menjadi penting,” pungkasnya. []
