Jumat, Juni 21, 2024
BerandaDisentil Pemerhati Transportasi Soal Kelayakan Kapal di Dermaga Eksekutif, Ini Jawaban ASDP...

Disentil Pemerhati Transportasi Soal Kelayakan Kapal di Dermaga Eksekutif, Ini Jawaban ASDP Merak

CILEGON, BCO.CO.ID – Pengelola Pelabuhan Merak yang berlokasi di Kota Cilegon, yakni PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak membantah pernyataan Bambang Haryo Soekartono, pemerhati transportasi yang juga Politisi Partai Gerindra yang menyebut pelayanan dan kondisi kapal yang beroperasi melalui Dermaga 6 Eksekutif tersebut jauh dari kelas VVIP.

iklan

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Hasan Lessy mengatakan, jika dibandingkan dengan kapal reguler tentunya kapal di dermaga eksekutif jauh berbeda kelasnya baik dalam kapsitas ataupun sisi kenyaman lainnya bagi pengguna jasa.
Kendati begitu, ia mengaku tidak anti kritik dari pihak manapun soal pelayanan di perusahaan yang dipimpinnya itu.

“Artinya kalau kita mau dibandingkan dalam hal ini kan jauh juga berbeda dari kapal yang di reguler, fasilitas yang ada di kapal semuanya juga free. Jadi kalau mau bilang masih kurang dari standar artinya kita juga perlu untuk perbaikan terus menerus,” kata Hasan Lessy, GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak terkonfirmasi, Kamis 28 Januari 2021.

Hasan menjelaskan, terkait pelayanan dan keamanan atau pun kenyaman pegguna jasa di kapal sendiri, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah terkait standar pelayaran minimum (SPM). Ia juga mengungkapkan, pelabuhan selalu mengikuti anjuran pemerintah dari segi aturan dan lainnya.

“Pelayanan tetap diperhatikan terhadap pengguna jasa, karena di kita itu sebelum kapal beroperasi kan ada pemeriksaan. Namanya standard pelayaran minimum itu kan dari pemerintah yang memeriksa,” ujarnya.

Disinggung soal kecepatan dari kapal di dermaga eksekutif, Hasan membantah pernyataan pemerhati transportasi tersebut yang mengatakan bahwa kecepatan kapal di bawah 15 knot. Menurutnya, kecepatan tersebut sudah sesuai dengan lintasan Merak Bakauheni yang jaraknya 15 mil.

“Sekarang begini, lintasan inikan jaraknya 15 mil. Kalau daya speednya 15 knot otomatiskan satu jam. Kalau di reguler kan ada 2 jam sampai 2,5 jam kalau di eksekutif-kan 1 jam,” tegas Hasan.

Sementara ditanya soal space atau tempat di dalam kapal, Hasan menjawab, pihaknya mengutamakan pelayanan dan kepuasan pengguna jasa. Apalagi dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini, Pelabuhan Merak membatasi jumlah penumpang dari total kapasitas penuh. “Kalau kapsitas kapal-kan 1000 orang, paling yang naik itu sekitar 200 an mungkin seperti itu. Nah itu kursinya banyak yang kosong,” pungkasnya.

Untuk melayani pengguna jasa di Dermaga Eksekutif Merak pihaknya mengoperasikan 6 unit kapal besar. Meskipun demikian, pihaknya juga menyiagakan kapal lain sesuai kondisi dan situasi di lapanga.

Sebelumnya, Bambang Haryo Soekartono, politisi Partai Gerindra menyayangkan keberadaan Terminal Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak yang kondisinya jauh dari terminal kelas VVIP.  Pelayanan Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak dinilai masih dibawah standar. Hal itu karena kapal-kapal yang ada masih memiliki standar reguler, seperti minim kapasitas, kecepatan dan fasilitas pendukung ukuran kelas VVIP. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments