BCO.CO.ID – Empat orang remaja asal Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, yang dilaporkan tersesat di kawasan Bukit Pemancar, Kecamatan Grogol, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu malam, 16 Mei 2026.
Proses pencarian dan evakuasi berlangsung dramatis lantaran wilayah tersebut sedang diguyur hujan cukup deras.Komandan Tim (Dantim) SAR Gabungan, Vicky Meidy menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung bergerak cepat menerjunkan tim penyelamat ke lokasi kejadian. Tim rescue tiba di Posko Pendakian sekitar pukul 19.49 WIB dan langsung melakukan penyisiran.
“Kami langsung bergerak menuju titik koordinat yang diperkirakan menjadi lokasi para korban. Tim dibekali dengan perlengkapan jungle rescue, peralatan evakuasi, medis, serta alat komunikasi,” ujar Vicky Meidy, Minggu 17 Mei 2026.
Perjuangan tim yang menembus cuaca buruk membuahkan hasil. Kurang dari satu jam penyisiran, keberadaan keempat remaja tersebut berhasil terdeteksi.”Pada pukul 20.14 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan keempat korban. Alhamdulillah, semuanya dalam kondisi selamat,” kata Vicky lagi.
Identitas keempat remaja yang sempat membuat panik keluarga tersebut diketahui berinisial Fathan (17), Ican (17), Fadeel (17), dan Agung Izzulhaq (17). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.Setelah berhasil ditemukan, para korban langsung dievakuasi turun menuju posko utama untuk mendapatkan penanganan medis pertama. “Korban kami bawa ke posko untuk menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Setelah dipastikan kondisi mereka stabil, barulah kami serahterimakan kepada pihak keluarga masing-masing,” tambahnya.
Tim SAR Gabungan bersama para korban tiba kembali di posko pada pukul 20.45 WIB. Setelah memastikan seluruh proses evakuasi berjalan lancar, pihak SAR menggelar debriefing pada pukul 21.00 WIB untuk resmi menutup operasi penyelamatan ini.”Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tegas Vicky.
Adapun operasi darurat ini melibatkan kolaborasi solid dari berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Banten, BPBD Kota Cilegon, Tagana Kota Cilegon, Damkar Kota Cilegon, Pramuka Peduli Kota Cilegon, serta dibantu oleh pihak keluarga korban.
Vicky Meidy yang mewakili Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan dan petugas yang terlibat di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR Gabungan. Berkat sinergi dan kerja keras di tengah cuaca hujan, proses evakuasi malam ini dapat berjalan aman, lancar, dan seluruh korban bisa kembali ke rumah dengan selamat,” pungkasnya.[]
