Senin, Mei 20, 2024
BerandaHumanioraPemkot Cilegon Siapkan Sanksi untuk yang Buang Sampah Sembarangan

Pemkot Cilegon Siapkan Sanksi untuk yang Buang Sampah Sembarangan

CILEGON, BCO.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon bakal menerapkan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) bagi masyarakat yang berani membuang sampah sembarangan. Terutama bagi warga yang membuang sampah ke area sungai.

Hal tersebut dikatakan Pjs Sekda Cilegon Maman Mauludin, usai mengikuti kegtiatan bersih-bersih sampah di aliran sungai Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Jum’at 29 Januari 2021.

Menurutnya, untuk tahap uji coba, pihaknya bakal menempatkan petugas Satpol PP di area Pasar Kranggot.

iklan
iklan

“Apabila nanti kedapatan seseorang melanggar, membuang sampah sembarangan itu aka nada tipiringnya dan akan dikenakan denda. Sesuai aturan Perda,” kata Maman Mauludin.

iklan

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Abadiyah mengungkapkan, dengan adanya sanksi untuk pembuang sampah tersebut. Pihaknya berharap, masyarakat akan sadar terkait pentingnya menjada lingkungan sekitar.

iklan

“Mudah-mudahan dengan adanya penegasan kita ikuti perda masyarakat pada sadar,” kata Abadiyah.

Abadiyah membantah, bahwa selama ini sanksi penegakan perda terkait pentingnya menjaga kebersihan belum ditegakan. “Itu mah sudah sebetulnya,” jelasnya.

Pihaknya mengaku bakal melakukan koordinasi untuk meningkatkan sinergritas terkait pengolahan sampah agar bisa dimanfaatkan.

iklan

“Kedepannya akan ada evaluasi cukup banyak dan bisa dimanfaatkan, kenapa tidak,” pungkasnya.

Rencana penegakan sanksi bagi warga yang membuang sampah sembarangan inipun mendapat dukungan dari Dimas Saputra Anggota DPRD Kota Cilegon yang ikut serta dalam kegiatan bersih-berish di Pasar Kranggot itu.

“Kalau ada perda kenapa kita harus ragu menjalankannya, jelas sanksi itu,” ucap Dimas.

Pihaknya juga mendorong agar penyediaan tempat sampah ataupun pengawasan lebih dimaksimalkan lagi. Pasalnya menurut Dimas, kondisi tempat sampah yang berada di Pasar Kranggot sudah tidak bisa menampung volume sampah.

“Kita nanti cari solusi untuk menampung sampah tersebut, kita pindahkanlah,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments