Selasa, April 16, 2024
spot_img
BerandaHumanioraDinas LH Cilegon Selidiki Banyak Ikan Mati di Kalibaru Diduga Akibat Pencemaran

Dinas LH Cilegon Selidiki Banyak Ikan Mati di Kalibaru Diduga Akibat Pencemaran

CILEGON, BCO.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon akhirnya turun tangan untuk menyelidiki ratusan ekor ikan mati mendadak di kolam milik warga Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin 09 Agustus 2021.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup bersama pemilik kolam bahkan mengambil tiga contoh air dari kolam ikan dan sumur untuk diteliti demi mencari tahu penyebab kematian ratusan ekor ikan tersebut. Informasi yang dihimpun, ada sekitar satu kwintal ikan berbagai jenis dan ukuran mulai dari berat 0,5 kilogram sampai dengan 4 kilogram yang mati usai hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu itu.

Suroso, salah seorang pengelola kolam mengatakan, ikan mati tersebut sudah dua kali terjadi. Sebelumnya sebulan lalu juga menimpa kolam yang ia kelola. Suroso menduga, kematian ratusan ikan ini disebabkan pencemaran dari PT Dover Chemical yang tidak jauh dari lokasi kolam. “Sebelahan sama PT Dover kita minta Pak RT untuk ditindaklanjutin, dugaannya kesana (PT Dover Chemical-Red),” ujar Suroso.

iklan

Kasie Pengaduan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon Mahfud menyampaikan, sample air yang telah diambil dari sumur dan kolam akan segera diperiksa. Meskipun DLH Kota Cilegon sendiri tidak memiliki labolatorium, namun Mahfud mengaku pemeriksaan air akan dilakukan di wilayah Kota Cilegon untuk mempercepat waktu. “Iya tidak punya lab, kita usahakan di daerah sini aja biar dekat biar cepat makanya kita koordinasi dulu dengan Pak Kadis,” ucap Mahfud.

Sementara di tempat yang sama, Humas PT Dover Chemical Rahmatullah menyebut bahwa kondisi air yang berada di kolam ikan itu sudah tidak sehat karena mengandung air dari aktivitas masyarakat. “Dan itu mungkin kalau dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan berdampak pada ekosistem yang ada,” ucap Rahmatullah.

Pihaknya juga menuturkan, kondisi itu akan menjadi informasi perusahaan. Akan tetapi, pihaknya tidak bisa menyimpulkan soal kematian ikan-ikan di dua kolam milik warga sekitar tersebut. Pihaknya juga mempersilahkan warga untuk melakukan pemeriksaan terhadap kandungan air di kola mini. “Kalau melihat seperti ini, kita melihat terserah mereka yang mengolah, lakukan aja,” tegas Rahmatullah. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments