Senin, Mei 11, 2026
BerandaIndustriCilegon Dibawah Bayang-Bayang Maut, KADIN: Kegagalan Teknologi Industri Kimia Ancam Nyawa Ribuan...

Cilegon Dibawah Bayang-Bayang Maut, KADIN: Kegagalan Teknologi Industri Kimia Ancam Nyawa Ribuan Warga

BCO.CO.ID – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Cilegon melalui Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup, Mulyadi Sanusi, melakukan pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon untuk membahas potensi risiko dan bahaya yang ditimbulkan oleh industri kimia di wilayah tersebut.

Mulyadi Sanusi atau yang akrab disapa Cak Moel menyatakan, bahwa Cilegon sebagai kawasan industri kimia memiliki potensi bahaya yang luar biasa, terutama yang berasal dari potensi kegagalan teknologi industri. Sehingga saat ini warga di daerah Cilegon berada di bawah bayang-bayang bahaya maut yang mengerikan yang setiap hari mengancam nyawa ribuan warga.

Oleh karena itu, KADIN bersama DLH Kota Cilegon berupaya membangun kesadaran masyarakat. “Cilegon ini wilayah industri-industri kimia yang potensi bahayanya itu luar biasa. Sekian puluh tahun keberadaan industri, kelihatannya masyarakat masih belum tersadarkan tentang potensi bahaya segala macam,” ujar Cak Moel, Rabu 19 November 2025.

Dijelaskan, masyarakat perlu disiapkan agar lebih adaptif dan responsif terhadap ancaman bahaya industri, sebagaimana masyarakat di wilayah rawan bencana alam. “Potensi bahaya alam mungkin jarang, tapi potensi bahaya industri itu selalu mengancam. Artinya kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat, memberikan pemahaman, menambah wawasannya,” jelasnya.

Cak Moel menekankan pentingnya pemahaman terkait peran masing-masing pihak dalam menghadapi dampak bencana industri. Ini mencakup peran yang harus dilakukan oleh pemerintah, pelaku industri, dan bagaimana masyarakat harus merespons.


Ia juga menyoroti kondisi yang ia sebut sebagai ‘kesalahan berjamaah’ yang melibatkan pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. “Kesalahan berjamaah ini harus kita perbaiki bersama. Kita tidak berbicara business as usual (bisnis seperti biasa), tapi bicaranya adalah kelangsungan,” tutupnya.

Pertemuan tersebut menggarisbawahi pentingnya edukasi dan koordinasi lintas pihak untuk memastikan kesiapan dan keselamatan masyarakat Cilegon dalam menghadapi risiko lingkungan dan industri. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments