Minggu, Juli 21, 2024
BerandaInfrastrukturBakal Digunakan Pemudik, JLS Cilegon Rawan Banjir Saat Hujan

Bakal Digunakan Pemudik, JLS Cilegon Rawan Banjir Saat Hujan

BCO.CO.ID – Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon belakangan ini sering mengalami banjir saat hujan. Padahal, jalur tersebut bakal kembali digunakan oleh pemudik sepeda motor untuk menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan PT Pelindo Ciwandan pada momen Angkutan Lebaran 2024.

Selain ancaman banjir yang membahayakan pengendara motor, pantauan BCO Media di sepanjang JLS juga menemukan, bahwa jalan tersebut dipenuhi ceceran pasir yang mengotori jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna mengatakan, pihaknya bakal melakukan normalisasi saluran. Dia menuding, permasalahan banjir di JLS disebabkan oleh bangunan liar sehingga menghambat saluran air.

“Mulai besok kita akan coba normalisasi saluran, cuman memang terkendala pada bangunan-bangunan liar yang menghalangi atau menghambat saluran itu,” ujar Tb Dendi Rudiatna, ditemui wartawan di Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon, Selasa 26 Maret 2024.

Dia bilang, saat ini pihak sedang berkoordinasi dengan Dinas Satpol PP Kota Cilegon. Menurutnya, pembongkaran bangunan liar bisa dilakukan setelah melalui tahapan dengan surat peringatan ketiga.

Dia juga menjelaskan, sebetulnya saluran air sudah siap hanya saja tidak bisa dilakukan normalisasi karena tidak bisa dilakukan pengangkatan material yang mengedepankan. “Saluran udah siap cuma memang mengalami pengendapan, kemudian tidak bisa dilakukan normalisasi, tidak bisa dilakukan pengangkatan, karena terhalang bangunan liar,” jelasnya.

Masih kata Dendi, ada empat titik paling rawan banjir di JLS sehingga harus ditangani secara serius dari hulu ke hilir. Pihaknya juga bakal menyediakan mesin penyedot air apabila wilayah tersebut terjadi banjir saat arus mudik berlangsung.

“Kita akan coba antisipasi yah mulai dari, kita siapkan nanti mesin penyedot air sampai upaya kita itu menormalisasi saluran. Insya Allah si upaya-upaya preventif mengurangi bahaya banjir,” pungkas Dendi. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments