BCO.CO.ID – Imbas kemacetan panjang akibat perbaikan terowongan under pass di Jalan Alternatif Merak Atas, Satlantas Polres Cilegon memberlakukan rekayasa lalu lintas kendaraan yang akan mengarah ke Pelabuhan Merak maupun dari arah pelabuhan menuju arah Jakarta.
Kasatlantas Polres Cilegon AKP Mulya Sugiharto menyampaikan, kendaraan kecil maupun bus dan truk dibawah golongan VI B diarahkan dari Pelabuhan Merak melalui Jalan Raya Suralaya menuju Bojonegara dan masuk melalui Gerbang Tol Cilegon Timur. Sementara untuk kendaraan truk besar, masih bisa menggunakan jalur arteri Cikuasa Bawah.
“Hal ini harus diingat dan dipastikan agar tidak terjadi kepadatan arus yang ada di Cikuasa Bawah. Sedangkan untuk jalur dari arah Jakarta, untuk saat ini nantinya dapat menggunakan Exit Tol Cilegon Barat dan menggunakan jalur arteri ke arah Grogol dan juga ke arah Merak,” ujar AKP Mulya Sugiharto, Selasa 24 Juni 2025.
AKP Mulya bilang, pihaknya telah menyiagakan personel dibeberapa titik untuk membantu pengguna jalan mendapatkan informasi terkait jalur yang akan dilintasi. Selain itu, pekerjaan perbaikan jembatan di wilayah Jalan Alternatif Merak Atas memakan waktu sampai bulan November 2025 mendatang. Sementara penutupan jalan, diberlakukan sampai Juli 2025 nanti.
“Untuk jalur perlintasan alternatif sementara, dapat dilakukan nanti pada saat bulan Juli. Insya Allah katanya bulan Juli sudah dapat dioperasionalkan jembatan alternatif yang akan dilalui oleh kendaraan-kendaraan kecil,” katanya.
Sekedar informasi, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten serta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Banten, mempercayakan PT Agung Sadewa Pratama untuk menggarap proyek penggantian Jembatan Akses Merak dengan waktu 210 hari kalender. Proyek ini juga memakan anggaran sebesar Rp9,2 miliar lebih. []
