BCO.CO.ID – Pemerintah mengoperasikan pelabuhan tambahan untuk memecah volume pergerakan menuju Pulau Sumatera pada momen angkutan Nataru 2025-2026.
Sejumlah pelabuhan alternatif itu yakni Pelindo Ciwandan, Bandar Bakau Jaya (BBJ), dan Krakatau Bandar Samudera telah diaktifkan untuk mendukung kelancaran angkutan, khususnya kendaraan logistik dan truk golongan 7, 8, dan 9.
“Kami pastikan tidak terjadi kemacetan, hanya perlambatan arus akibat penerapan prosedur keamanan di wilayah pelabuhan,” ungkap AKBP Martua Silitonga, Jum’at kemarin 19 Desember 2025.
Kapolres mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah buffer zone atau kantong parkir untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, di antaranya di kawasan Pelabuhan Indah kiat, Cikuasa Atas, serta pengoptimalan dermaga 1 hingga 7.
Operasi Lilin pengamanan Nataru ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan Korlantas Polri, termasuk pengaturan rekayasa lalu lintas dan kesiapan armada penyeberangan.
“Disiapkan delapan kapal motor penumpang (di Pelabuhan Pelindo Ciwandan-Red), terdiri atas lima KMP menuju Bakauheni dan tiga kapal menuju wilayah Lampung lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tengah melakukan pembenahan Jalan Lingkar Selatan (JLS) guna menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Pembenahan tersebut meliputi perbaikan kondisi badan jalan serta peningkatan penerangan jalan umum di sepanjang ruas JLS Cilegon.
“Dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan sementara. BPJN dari Kementerian PUPR akan segera turun, sementara Dinas Perhubungan juga mulai memperbaiki lampu penerangan jalan,” ujar Robinsar.
Ia memastikan seluruh upaya tersebut ditargetkan rampung sebelum puncak arus Nataru, sehingga kondisi jalan aman dan layak dilalui pengendara. “Menjelang puncak arus, kami pastikan jalan sudah siap dan aman bagi pengguna,” katanya.[]

