BCO.CO.ID – Tingginya jumlah industri dan perusahaan di Kota Baja belum sepenuhnya diikuti penyerapan tenaga kerja lokal. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 di Kota Cilegon tercatat mencapai 7,41 persen atau 15.349 orang
Untuk mengurai persoalan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah selesai Menyusun dokumen Rencana Tenaga Kerja (RTK) Makro periode 2026–2029 yang akan menjadi dasar pemetaan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dan kompetensi pencari kerja.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui penyebab belum optimalnya penyerapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan yang beroperasi di Cilegon.
“Kota Cilegon banyak industri, banyak perusahaan, tetapi angka penganggurannya masih tinggi. Dalam dokumen RTK Makro ini kita kaji apa masalahnya, kemudian mencari jalan keluarnya supaya angka pengangguran bisa ditekan,” kata Aziz usai membuka ekspose RTK Makro di Kantor Disnaker Cilegon, Jumat (30/10/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Sri Widayati, menyebut pemerintah menargetkan TPT turun dari 7,41 persen menjadi 6,6 persen pada 2026.
Menurut Sri, penanganan pengangguran juga akan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), tidak hanya Disnaker. Program pengembangan UMKM, industri kecil dan menengah (IKM), pembangunan infrastruktur, serta pendidikan akan diarahkan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja.
Kebijakan tersebut akan diselaraskan dengan rencana strategis masing-masing OPD dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Salah satu poin penting dalam dokumen tersebut adalah perubahan pola penanganan pengangguran. Pemerintah daerah mulai mendorong agar persoalan ketenagakerjaan tidak lagi hanya dibebankan kepada Disnaker, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh OPD,” jelasnya.
Sri menambahkan, RTK Makro merupakan dokumen dinamis yang dapat dievaluasi secara berkala, termasuk melalui penambahan dan pendalaman data pada 2027 sesuai kebutuhan di lapangan.
Kota Industri Masih Banyak Pengangguran, Pemkot Cilegon Siapkan Strategi Baru
RELATED ARTICLES
