BCO.CO.ID – Sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, terlibat dalam pertunjukkan seni teater yang digelar oleh Progresif Indonesia di Lapas Cilegon, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Jum’at malam 30 Oktober 2026.
Pagelaran seni tersebut, merupakan wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi diri, serta membangun rasa percaya diri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian melalui pendekatan seni dan budaya.
Penampilan teater tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo dan perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar mampu mengembangkan kemampuan serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Wahyu Trah Utomo, menegaskan bahwa pembinaan melalui seni dan budaya merupakan salah satu sarana penting dalam membentuk karakter serta menggali potensi Warga Binaan.
“Melalui seni teater, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar bekerja sama, membangun kedisiplinan, meningkatkan keberanian dalam berekspresi, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan memperbaiki diri,” ungkap Wahyu.
Wahyu berharap, kolaborasi bersama Progresif Indonesia dapat terus dilakukan dan dikembangkan dalam kegiatan serupa dapat terus sehingga menjadi bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menegaskan, bahwa setiap manusia yang hidup di dunia memiliki peran masing-masing. Namun meskipun begitu, setiap peran harus mengutamakan rasa kemanusiaan.
Fajar juga memberikan motivasi terhadap para warga binaan untuk tetap berkreasi dan berkarya. Pasalnya, di Lapas sendiri mereka bisa berkolaborasi dan saling berempati satu sama lain. “Kayaknya ini harus jadi percontohan, banyak tempat kolaborasi. Disini juga punya karya, ini bukti nyatanya,” ujar Fajar.
Fajar menambahkan, Pemkot Cilegon akan selalu berupaya dalam berkolaborasi dengan Lapas Cilegon. Ia juga berharap, Pemkot Cilegon bisa memfasilitasi pendidikan warga binaan hingga jenjang yang lebih tinggi.
“Kalau setiap tahun selalu ada ujian buat paket C, paket A. Maka Lapas ini berharap bisa S1 kalian di dalam sini. Pesan ini akan saya sampaikan pada walikota, saya yakin dia juga akan support dan mudah-mudahan bisa segera terrealisasi,” harapnya. []
