Selasa, Mei 26, 2026
BerandaOpiniKendaraan Pribadi Padati Pelabuhan Merak, Ini Data Pemudik dalam 12 Jam

Kendaraan Pribadi Padati Pelabuhan Merak, Ini Data Pemudik dalam 12 Jam

CILEGON.BCO.CO.ID – Menjelang puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 28-30 April 2022, kondisi antrean kendaraan pribadi calon pengguna jasa di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, tampak padat pada Selasa dinihari 26 April 2022.

Membludaknya calon pemudik tujuan Pulau Sumatera ini dipicu lantaran tradisi pulang kampung yang dilakukan malam hari hingga menjelang subuh. Ditambah lagi, banyak warga asal sejumlah daerah di Sumatera yang bekerja di Pulau Jawa yang sudah menerima jatah libur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Selain itu, kebijakan Pemerintah Indonesia yang memperbolehkan warga untuk mudik memicu animo masyarakat yang cukup tinggi lantaran sudah rindu kampung halaman usai dua tahun tak bisa berlebaran di tanah kelahirannya.

Uswatun Hasanah, pemudik tujuan Way Kanan, Lampung mengatakan, ia sudah bisa memprediksi jika saat ini bakal terjadi kepadatan calon penumpang kapal penyebrangan. Hal tersebut menyusul kebijakan pemerintah yang mengizinkan mudik di tahun 2022. “Nyangka si kalau bakalan padat, karena kan dua tahun enggak bisa mudik terus sekarang diizinkan untuk mudik. Rindu banget sama kampung halaman, dua tahun enggak lebaran sama keluarga gara-gara Covid-19,” kata Uswatun Hasanah, kepada wartawan.

Karyawan salah satu perusahaan di Tangerang ini mengatakan, ia bersama sejumlah rekannya pulang kampung menggunakan jasa travel. Sebelumnya, kata Uswatun, semua persyaratan terkait perjalanan sudah dilengkapinya agar tidak ada kendala saat pulang. “Alhamdulillah udah vaksin booster juga, sengaja malam biar sampai rumah pagi. Bisa langsung istirahat di rumah,” pungkasnya.

Dari data 12 jam terakhir yang tercatat di PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, terdapat 21.955 orang dan 4.311 unit kendaraan berbagai jenis telah menyebrang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yusuf Hadi menyatakan, pihaknya telah mengantisipasi peningkatan Angkutan Lebaran 2022 ini mulai dari 15-30 persen dengan berbagai strategi yang telah disiapkan.

Apabila dibandingkan dengan Angkutan Lebaran Tahun 2019 lalu sebelum adanya pelarangan akibat Pandemi Covid-19, sejumlah kriteria angkutan sudah melebihi target yang telah ditentukan. Rinciannya adalah, pejalan kaki di atas kendaraan sudah naik 33 persen. Penumpang pejalan kaki masih di bawah 67 persen, sedangkan untuk kendaraan roda dua itu lebih rendah dari 2019 atau hanya 8 persen.

Kemudian, kendaraan roda empat naik 42 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019. Untuk bus, masih terbilang rendah dari tahun 2019, yakni hanya 5 persen. Sementara untuk truk barang, naik 95 dibandingkan dengan tahun 2019. “Jadi antisipasi untuk berbagai skenario sudah disiapkan,” katanya.

Yusuf menambahkan, pihaknya menyiagakan 68 kapal Roro dengan skema sangat padat yakni mengoperasikan 34 kapal. “Pada hari ini sampai dengan tadi pagi realisasinya sampai 88 trip,” imbuhnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments