Minggu, April 21, 2024
spot_img
BerandaLingkunganDigugat Warga Soal Polusi, DLH Cilegon Akui Ada 17 Temuan di Indah...

Digugat Warga Soal Polusi, DLH Cilegon Akui Ada 17 Temuan di Indah Kiat Merak

CILEGON, BCO.CO.ID – Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat antara Aliansi Masyarakat Berdaulat dengan Komisi II DPRD Kota Cilegon yang melibatkan Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, serta PT Indah Kiat Pulp and Paper di Gedung DPRD Kota Cilegon ternyata terungkap jika Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan PT Indah Kiat Pulp and Paper soal polusi udara di lokasi tersebut.

Koordinator Aliansi Masyarakat Berdaulat Adi Saban menyebut, jika ada 17 temuan yang baru diungkap oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon saat masyarakat melakukan rapat dengan anggota dewan terkait polusi udara yang mencemari lingkungan sekitar dari aktivitas industri perusahaan.

“Inikan udah sekian tahun lama berdiri dari tahun 1998 sampai sekarang, setelah ada gugatan dari masyarakat terkait masalah polusi mereka (DLH Cilegon-Red) adanya temuan-temuan,” ungkap Adi Saban, Koordinator Aliansi Masyarakat Berdaulat, usai rapat di Gedung DPRD Kota Cilegon, Jum’at 08 Oktober 2021.

iklan

Oleh sebab itu, pria yang akrab disapa Saban ini mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon terkait pengawasan. Bahkan ia juga mengancam akan mengambil alih pengawasan yang selama ini dilakukan DLH Kota Cilegon seperti yang diamanahkan undang-undang.

“Jadi Dinas Lingkungan Hidup ini orang-orangnya cerdas yang lupa memanusiakan manusia. Karena memang seperti ini, Cilegon segini besarnya dengan sebutan kota industri tapi tidak memiliki labolatorium terkait pencemaran,” jelasnya.

Sementara di tempat yang sama Pimpinan Indah Kiat Merak Johanes Joko mengaku, dengan adanya temuan yang terungkap dalam rapat itu pihaknya bakal melakukan perbaikan. Pihaknya juga mengaku bakal melengkapi temuan atau izin Amdal untuk segera dilengkapi. “Kekurangannya sesuai rekomendasi akan segera diperbaiki dan segera diselesaikan,” kata Johanes.

Sebelumnya, sejumlah masayarakat Merak yang tergabung dalam Aliansi Merak Berdaulat mengeluhkan polusi udara yang ditimbulkan dari aktivitas di Pelabuhan Indak Kiat Merak. Mereka bahkan membawa persoalan itu hingga ke DPRD Kota Cilegon untuk mengungkap sejumlah temuan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments