Rabu, April 22, 2026
BerandaHukum & KriminalMarak Penipuan Catut Pejabat Daerah, Ini Kata Kapolres Cilegon

Marak Penipuan Catut Pejabat Daerah, Ini Kata Kapolres Cilegon

CILEGON.BCO.CO.ID – Modus penipuan melalui jejaring media sosial WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan pemerintahan hingga anggota dewan di Kota Cilegon makin marak terjadi akhir-akhir ini. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku yang mencatut nama tokoh di Kota Cilegon itu tak segan-segan meminta sejumlah uang dengan nilai tertentu.

Menanggapi hal ini, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono meminta masyarakat untuk cerdas dan melakukan kroscek terlebih dahulu apabila mendapati informasi terkait modus penipuan tersebut. “Setiap ada permintaan dari tokoh masyarakat, tokoh pemerintahan, tolong di kroscek dulu,” ujar AKBP Sigit Haryono, Kapolres Cilegon, Senin 14 Maret 2022.

AKBP Sigit menyampaikan, apabila ada permintaan dari nomor tokoh Cilegon terkait fasilitas maupun uang tunai seharusnya masyarakat sudah dapat menyimpulkannya. Pasalnya kata Kapolres, pejabat pemerintahan tidak akan meminta dilayani oleh masyarakat. “Demikian juga kalau ada permintaan, permintaan terkait dengan uang, fasilitas jelas itu sudah aneh. Aneh kalau pejabat meminta kepada orang-orang yang tentunya dilayani pemerintah tapi pemerintah yang meminta,” katanya.

iklan

Ditanya soal tindak lanjut banyaknya penipuan dengan menggunakan media sosial tersebut, mantan penyidik KPK ini menjelaskan, saat ini pihaknya kesulitan mengungkap kasus tersebut lantaran terkendala dari keberadaan lokasi pelaku itu sendiri. “Kami akan lacak, kami akan cari. Selama ini kendalanya adalah, ketika dilacak (lokasinya hilang) mati, sekarang barang sudah mati kami akan menunggu sampai hidupnya. Kalau sudah mati kami kesulitan untuk menelusuri dimana lokasinya, asal masih hidup saja (perangkatnya) itu bisa ditelusuri,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kasus penipuan dengan mencatut nama pejabat atau tokoh di Cilegon ini belum diketahui apakah berdiri sendiri atau ada sindikatnya. Selain itu, Polres Cilegon sendiri belum memiliki tim cyber yang memantau aktivitas di dunia maya. “Kami belum mengungkap itu, kalau sudah terungkap satu-satu baru ketahuan itu apakah sindikat atau sendiri-sendiri,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments