BCO.CO.ID – Aksi pencurian menimpa SDN Bumi Waras di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pihak sekolah pun dikabarkan telah melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi terdekat.
Kepala Sekolah SDN Bumi Waras, Fadeli mengatakan, aksi pencurian itu baru diketahui pada Senin 20 April 2026 pagi saat sekolah akan memulai aktivitasnya. “Kejadiannya mungkin semalam, baru diketahui tadi pagi,” kata Fadeli.
Ia menjelaskan, ada tiga unit laptop chromebook dan dua unit laptop lainnya yang hilang diambil pencuri dari lemari di ruangannya. Total kerugian mencapai lebih dari Rp39 juta. “Sudah dilaporkan ke polisi, kerugiannya kalau di uangkan itu Rp39 juta lebih,” terangnya.

Fadeli bilang, maling yang membobol sekolah tersebut merusak jendela ruang guru kemudian masuk ke ruangan tersebut dan mengacak-acak seluruh isi ruangan. Selain itu, ia juga mengakui bahwa sekolahnya tidak memiliki penjaga. “Dijebol dari jendela ruang guru, kondisinya acak-acakan. Laci meja guru dibukain semua,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan, peristiwa pencurian di SDN Bumi Waras membuat Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan terpaksa dibatalkan. Hal ini dikarenakan, sekolah tersebut kekurangan fasilitas untuk menggelar tes tersebut.
“Peserta didik sudah siap sebetulnya dengan tes tersebut, hanya saja karena ada peristiwa seperti ini terpaksa kita jadwalkan ulang atau menyusul,” kata Heni.
Ia juga menyesalkan peristiwa tersebut. Heni mendorong agar setiap sekolah di Kota Cilegon untuk memperketat sistem keamanannya dan menjaga aset atau fasilitas yang ada.[]
