Senin, Mei 25, 2026
BerandaLingkunganSelidiki Temuan Limbah Misterius di Ciwandan, DLH Cilegon Tunggu Hasil Lab

Selidiki Temuan Limbah Misterius di Ciwandan, DLH Cilegon Tunggu Hasil Lab

BCO.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon tengah melakukan penyelidikan mendalam, terkait temuan tumpukan limbah dalam jumlah besar di Lingkungan Temugiring, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Volume limbah yang belum diketahui jenis pastinya, ini diperkirakan mencapai 50 ton.

Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin mengungkapkan, bahwa timnya telah mengambil sampel limbah tersebut dan kini sedang menunggu hasil uji laboratorium untuk mengidentifikasi jenis dan sumbernya. Sabri membantah dugaan awal yang menyebut tumpukan itu adalah limbah batu bara. “Limbahnya itu enggak bisa dibersihkan pakai air jadi harus pakai sabun. Jadi diangkat dulu terus sisanya dibersihkan pakai sabun. Nah itu yang lagi dicari tahu dulu darimana sumbernya, ini juga sudah diambil sampelnya dan lagi di cek. Sepertinya bukan limbah batubara,” kata Sabri Mahyudin, Selasa 18 November 2025.

Ia menabahkan, identifikasi jenis limbah menjadi kunci untuk menentukan langkah selanjutnya dan mencari tahu siapa pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan ilegal ini. “Tapi kalau sudah tahu jenis limbahnya, pasti bisa mengarah ke siapa,” tambahnya.

Pihaknya masih belum dapat memastikan apakah kasus ini tergolong sebagai kejahatan lingkungan atau tidak, mengingat pembuangan limbah dilakukan secara diam-diam. “Kalau ini dibilang kejahatan lingkungan, kita belum tahu. Kan buangnya enggak ketahuan. Itu perkiraan teman-teman sekitar 50 ton,” ujar Sabri lagi.

Dijelaskan, bahwa hasil uji lab sangat krusial. Selain mengungkap jenis limbah, uji lab diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai asal limbah dan mengarah pada pelaku pembuangan. Meskipun volumenya besar, Sabri mengklaim limbah tersebut sebenarnya tidak termasuk kategori yang berbahaya. Namun, ia mengakui bahwa fasilitas daur ulang untuk limbah jenis tersebut tidak tersedia di Cilegon, sehingga penanganan lebih lanjut harus dilakukan di luar kota. “Sebenarnya kalau dikatakan berbahaya, enggak juga. Bisa didaur ulang lagi,” jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon masih mendalami kasus ini dan akan mengambil tindakan setelah jenis limbah terkonfirmasi oleh hasil uji laboratorium. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments