Rabu, April 15, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Robinsar Tawarkan Relokasi Bagi Warga yang Tinggal Tebing Batu Bolong

Walikota Robinsar Tawarkan Relokasi Bagi Warga yang Tinggal Tebing Batu Bolong

BCO.CO.ID – Walikota Cilegon Robinsar, mengungkapkan rencana relokasi bagi warga yang bermukim di sekitar Tebing Batu Bolong atau di Lingkungan Sukasari RT 01/01, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak. Rencana ini muncul sebagai respons atas insiden jatuhnya batu dari tebing di belakang permukiman yang sempat merusak sejumlah rumah warga.

Walikota menilai lokasi permukiman yang persis berada di bawah tebing sangat rawan bahaya, terutama dalam skenario gempa bumi yang berpotensi memicu longsoran batu besar. “Saya kemarin melihat kondisi ada kekhawatiran, makanya saya coba melempar (menawarkan_Red) ke masyarakat, dibilang kalau mau direlokasi mau enggak,” ujar Robinsar, Selasa 18 November 2025.

Menurutnya, tawaran relokasi ini merupakan langkah awal pemerintah untuk memprioritaskan keselamatan warga. Robinsar menekankan bahwa proses yang akan dilakukan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan kesadaran masyarakat. “Itu kan tawaran, dan itu langkah yang sama-sama harus dilakukan kalau memang semuanya pada mau. Jadi baru tahapan mengajak masyarakat, kesadaran,” katanya.

iklan

Meski demikian, Robinsar mengakui bahwa sebagian warga yang telah lama menetap di lokasi tersebut masih merasa nyaman dan belum terlalu khawatir dengan ancaman bahaya. Pemerintah Kota Cilegon, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman bagi warganya. Jika mayoritas warga akhirnya menyetujui, Pemkot siap menentukan tahapan lanjutan dari proses relokasi. “Kalau memang nanti masyarakat mau, ya kita cari langkah tahapannya seperti apa,” tambahnya.

Robinsar juga menyoroti karakteristik tebing di kawasan tersebut. Ia menyebut, tebing itu didominasi oleh material batu, bukan tanah. Kondisi inilah yang dinilai jauh lebih berbahaya jika terjadi guncangan gempa. “Kalau di lokasi itu tebing batu, bukan tanah. Kalau tanah seperti di Banjarnegara itu tanah, kalau ini batu. Kalo batu lebih ngeri kalau gempa,” tutupnya. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments