Minggu, April 21, 2024
spot_img
BerandaHukum & KriminalPemuda Babak Belur Dihajar Massa Usai Dorong Honda Beat di Toyomerto

Pemuda Babak Belur Dihajar Massa Usai Dorong Honda Beat di Toyomerto

SERANG, BCO.CO.ID – Seorang pria diduga mabuk babak belur dihajar massa usai mendorong motor Honda Beat A 4601 TW, milik Chandra, warga Cigading, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Senin malam, 9 Agustus 2021. Motor tersebut sebelumnya diparkir Chandra di sisi jalan di Kampung Toyomerto, Desa Wanayasa, Kabupaten Serang. Setelah dihakimi massa, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut diserahkan kepada pihak Polsek Kramatwatu.

Menurut Chandra, kejadian bermula saat dirinya mampir ke rumah temannya di kampung tersebut sekira pukul 20.30 WIB.

Saat diparkir, motor tidak dikunci stang karena hanya mampir sebentar. Hanya selang beberapa menit, Chandra mengaku kaget dengan suara orang berlarian dan berteriak di depan rumah temannya.

iklan

“Saya gak sempet ngeliat karena di dalam rumah teman. Terus ada orang rame-rame. Pas saya mau pulang eh motor saya udah nggak ada,” kata Chandra saat ditemui wartawan di Mapolsek Kramatwatu.

Karena motornya tidak ada di titik ia parkir, Chandra kemudian mendekat ke lokasi warga yang sedang menghajar pria yang diduga mencuri motor miliknya.

“Saya samperin kerumunan warga. Ada sekitar 50 meteran dari rumah teman saya dan saya lihat kalau itu motor saya yang dibawa. Saya sempat ditanya (warga) untuk memastikan, saya bilang ini kunci motornya ada di saya,” ungkapnya.

Pengakuan Chandra bahwa motor itu miliknya dan ini membuat warga geram. Beruntung terduga pelaku langsung diserahakan Maheli, ketua RT setempat ke polisi sehingga nyawanya terselamatkan.

“Kejadiannya saya kurang tau. Saya lagi di rumah, dipanggil warga. Itu si pelaku lagi dihajar massa. Untuk melerai massa agar jangan sampai bertindak yang lebih brutal saya pun melapor ke pihak kepolisian,” ujar Maheli.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung membawa terduga pencuri ke Puskesmas Kramatwatu untuk menjalani perawatan karena luka cukup serius di bagian wajah.

Pihak kepolisian Kramatwatu masih enggan memberikan keterangan lantaran pelaku masih tak sadarkan diri. Diduga pelaku tersebut berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments