Senin, April 15, 2024
spot_img
BerandaHukum & KriminalPelihara Kamtibmas, Satgas Siber Polda Banten Pantau Aktivitas di Media Sosial

Pelihara Kamtibmas, Satgas Siber Polda Banten Pantau Aktivitas di Media Sosial

CILEGON, BCO.CO.ID – Sebagai upaya menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas pada masyarakat di wilayah Banten, Kepolisian Daerah (Polda) Banten telah membentuk tim Satgas Siber dan Satgas Virtual Police yang berpatroli di dunia maya untuk memantau interaksi di jejaring sosial yang saat ini tumbuh pesat.

Selain memantau interaksi publik di dunia maya, keberadaan Satgas Siber dan Satgas Virtual Police ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar bijak dalam menggunakan aplikasi komunikasi tersebut.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, kehadiran kedua Satgas tersebut secara fisik sama dengan polisi pada umumnya. Namun kata Edy, tugas dari kedua Satgas itu berbeda dengan polisi yang biasa ditemui atau hanya melakukan patroli di dunia maya.

iklan

“Fungsinya adalah melakukan patroli yang mengedukasi, mengingatkan, apabila ada konten ataupun ujaran-ujaran yang kurang pantas dilakukan,” kata Kombes Pol Edy Sumardi, Kabid Humas Polda Banten kepada wartawan di Mapolres Cilegon, Rabu 07 April 2021.

Dijelaskan, patroli siber itu bukan bermaksud untuk mengekang masyarakat ketika sedang beriteraksi dengan rekannya. Akan tetapi untuk mencerdaskan dan bijak untuk bersama-sama menjaga kondisi keamanan di wilayah Banten ini.
“Jadikan media sosial sebagai sarana komunikasi yang baik yang santun, sehingga Banten bisa terjaga Kamtibmasnya. Bisa terjaga silaturahminya,” ujarnya.

Masih kata Edy, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi di berbagai sektor. Diakuinya, bahwa pihak kepolisian di wilayah Polda Banten yang berpatroli di dunia maya terus memberikan arahan ataupun mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Disinggung soal hasil patroli di jejaring sosial yang telah dilakukan oleh kedua Satgas tersebut, Edy menyatakan, pihaknya belum menemukan konten-konten yang menyimpang. Hal itu diungkapkannya, lantaran masyarakat Banten sudah cerdas ketika berinteraksi di media sosial.

“Hasil pantauan di media sosial saat ini masih dalam keadaan normative, kita masih belum temukan adanya konten-konten yang menyimpang ataupun salah dalam berinteraksi,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments