Rabu, April 22, 2026
BerandaPendidikanMelalui Dindik, Pemkot Cilegon Janjikan 1475 Calon Penerima Beasiswa di Tahun 2022

Melalui Dindik, Pemkot Cilegon Janjikan 1475 Calon Penerima Beasiswa di Tahun 2022

CILEGON.BCO.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan Kota Cilegon menjanjikan 1475 warga di kota ini mendapatkan beasiswa pendidikan di tahun 2022 mendatang. Hal itu dikarenakan sesuai anggaran perubahan yang dimana seharusnya ditergetkan 1000 penerima beasiswa setiap tahunnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, ada empat perguruan tinggi yang telah menjalin kerjasama untuk beasiswa pendidikan tersebut. Kedepan diharapakan, kerjasama program tersebut bisa terjalin dengan perguruan lain. “Kita punya program 1000 orang pertama per tahun, tapi karena ini anggaran ada di perubahan jadi kita baru bisa memverifikasi 525. Untuk kekurangannya kita akan tambahkan di tahun anggaran 2022 nanti, ada kurang lebih 1475 calon penerima beasiswa,” ujar Heni Anita Susila, Kadindik Kota Cilegon, Senin 29 November 2021.

Heni menjelaskan, penerima program beasiswa dari Pemkot Cilegon tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain dan hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP Kota Cilegon. Selain itu, penerima beasiswa juga harus memiliki nilai IPK di angka tiga. Beasiswa akan dihentikan jika nilainya berkurang dari angka yang telah ditentukan sebagai syarat penerima program. “Jadi yang kita biayai delapan semester tidak boleh ada cuti, IPK harus dipertahankan di angka 3. Karena apabila di perjalanan nanti penerima beasiswa itu kurang itu dengan sendirinya akan kita hentikan,” jelasnya.

iklan

“Fasilitas yang akan kami berikan kepada mahasiswa adalah biaya SPP per satu semester, karena ini kerjasama dengan perguruan tinggi jadi langsung dibayarkan ke rekening universitas. Tidak ada uang saku,” tambahnya.

Sementara di tempat yang sama, Walikota Cilegon Helldy Agustian menyebutkan, pengangguran di Kota Cilegon disumbang oleh lulusan sekolah SMA dengan angka mencapai 49,5 persen. Oleh sebab itu, ia meminta para penerima beasiswa dapat beradapatasi dan mengabdi di wilayah Indonesia.
“Harapan kami nanti ke depan dengan gelar sarjana mereka tidak lagi tamatan SMA, karena pengangguran kita kebanyakan tamatan SMA 49,5 persen kalau enggak salah. Kita pengen sarjana² ini bisa mengabdi dan otomatis mereka dapat beradaptasi dengan seluruh di wilayah Indonesia di berbagai daerah lainnya,” ucapnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments