LEBAK, BCO.CO.ID – Bak aksi dalam film Hollywood, seorang kepala toko minimarket nekad mencuri uang tunai dari tokonya kemudian membakar toko tersebut untuk menghilangkan jejak dan seolah-olah toko waralaba itu mengalami insiden kebakaran. Namun, aksi kejahatan kepala toko itu berhasil dibongkar polisi setelah melakukan penyelidikan.

“Kepala toko mencuri uang di brankas dan membakar toko. Seolah-olah terjadi kebakaran dan menghilangkan barang bukti,” kata Iptu Indik Rusmono, Kasatreskrim Polres Lebak, melalui pesan elektroniknya kepada wartawan, Kamis 28 Januari 2021.

Aksi kejahatan itu dilakukan pelaku berinisial NG (24), warga Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. Sedangkan toko Indomaret yang di curi kemudian dibakar, berlokasi di Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 27 Januari 2021 sekitar pukul 03.00 wib.

Pelaku berhasil mencuri uang tunai dari dalam brankas, sebanyak Rp 16 juta. Di dalam toko yang terbakar, polisi juga menemukan korek api yang terbuat dari besi. Korek api itulah yang menjadi bukti awal kepolisian membongkar drama kejahatan kepala toko waralaba ini.

“Usai (Indomaret-red) kebakaran, kita mendatangi lokasi kejadian, kemudian melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi. Kita mendapatkan petunjuk awal di situ,” terangnya.

Berbagai alat bukti dan keterangan lengkap, polisi mengidentifikasi NG sebagai pelakunya. Kemudian Satreskrim Polres Lebak mendatangi kontrakan pelaku dan menemukan alat bukti lainnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, NG mengakui kalau ia otak pencurian sekaligus pembakar waralaba tempatnya bekerja. Akibatnya, NG terancam hukuman penjara lima tahun atau maksimal seumur hidup. “Setelah di interogasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. NG terancam Pasal 187 dan Pasal 363 KUHP,” pungkasnya.[]