Rabu, Juli 24, 2024
BerandaHukum & KriminalIni Isi Dokumen Sitaan Kejari di BPRS Cilegon Mandiri Terkait Dugaan Kasus...

Ini Isi Dokumen Sitaan Kejari di BPRS Cilegon Mandiri Terkait Dugaan Kasus Korupsi Pemberian Kredit

CILEGON.BCO.CO.ID – Dari hasil penggeledahan Tim Tipidsus Kejari Cilegon di Kantor BPRS Cilegon Mandiri, petugas diketahui menyita dokumen-dokumen penting terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pemberian fasilitas pembiayaan di BPRS-CM.

Menurut Kasie Intelijen Kejari Cilegon Atik Ariyosa, saat ini pihaknya perlu menyita dokumen-dokumen itu agar tidak disalahgunakan dan dihilangkan karena sudah masuk dalam tahap penyidikan. Adapun dokumen yang diambil adalah data proses pengajuan sampai tahap persetujuan maupun sampai dengan agunan.

“Dokumennya sudah ada di kami dan masih original. Karena nantinya takut dihilangkan atau mereka melengkapi padahal sebelumnya proses pembiayaan itu salah, terus dikarenakan sudah tingkat penyidikan mereka baru melengkapi untuk menyesuaikan sesuai dengan peraturan ketentuan yang ada dalam hal pemberian fasilitas pembiayaan,” ungkap Atik Ariyosa, kepada wartawan, Jum’at 07 Januari 2022.

Pihaknya juga mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat tinggi di BUMD milik Pemkot Cilegon tersebut. Meskipun demikian, Atik belum mengungkap identitas maupun siapa saja yang nantinya akan dijadikan tersangka dalam kasus dugaan tipikor BPRS CM.

“Yang pasti, kami sudah periksa pihak-pihak BPRS-CM. Mereka sudah diperiksa untuk tahap penyelidikan, tapi kalau untuk penyidikan belum. Untuk saat ini kami mohon maaf belum bisa sekonyong-konyong menyebut nama tersangka, ini kan masih penyidikan awal,” katanya.

Lebih lanjut katanya, pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah kerugian negara dari pemberian fasilitas pembiayaan di BPRS-CM. Untuk itu, Kejari Cilegon akan melakukan pemeriksaan dengan melibatkan para saksi dan ahli-ahli yang berkompeten.

“Kalau untuk estimasi kerugian belum bisa kami pastikan dan sebutkan berapa, proses baru jalan, nanti setelah sudah ada kami sampaikan. Kedepan akan melakukan pemeriksaan, baik itu para saksi, ahli-ahli yang berkompeten, jadi kita pelan-pelan tapi pasti,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Cilegon melakukan penggeledahan di kantor PT. BPRS-CM terkait adanya dugaan tipikor pemberian fasilitas pembiayaan pada Kamis, 6 Januari 2022. Penggeledahan dilakukan di dua ruangan, yaitu di Ruangan Hasanah lantai 1 dan Ruangan Admnistrasi Pembiayaan lantai 2. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments