BCO.CO.ID – Sebanyak 46 warga di sekitar Pabrik PT Vopak Terminal Merak, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, dilarikan ke Puskesmas Pulomerak setelah mengalami gejala pusing, mual, dan sesak nafas usai diduga menghirup gas yang berbau menyengat saat peristiwa asap kuning kecokelatan yang membumbung dari PT Vopak Terminal Merak pada Sabtu 31 Januari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengatakan, para pasien yang ditangani di Puskesmas Pulomerak sudah bisa langsung pulang setelah mendapatkan penanganan dari dokter. “Alhamdulilah sudah ditangani, sudah diberikan tindakan dan alhamdulilah sudah bisa pulang,” kata Ratih Purnamasari.
Puluhan warga yang dievakuasi ke pusat pelayanan kesehatan itu mayoritas merupakan lansia dan anak-anak. Ratih juga menegaskan, Puskesmas Pulomerak akan tetap memberikan pelayanan bagi warga yang merasakan gejala yang dirasakan. “Kita akan tetap buka pelayanan bagi masyarakat yang masih merasakan, terdampak sesak dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Jaja warga setempat mengatakan, pihaknya ditugaskan oleh pihak RT yang telah berkoodinasi dengan PT Vopak Terminal Merak untuk membawa warga yang merasakan gejala imbas dari kebocoran di pabrik penyimpanan bahan kimia tersebut. “Kami disarankan sama RT, RT katanya udah koordinasi sama PT Vopak,” terangnya.
Sebelumnya, asap berwarna kuning kecokelatan tampak membumbung dari PT Vopak Terminal Merak. Timbulnya asap tersebut membuat warga sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri agar tak menghirup udara tersebut. []

