Senin, Januari 19, 2026
BerandaAdvertorialBeasiswa Cilegon Juare, Wujud Nyata Kolaborasi Pemkot dan Industri Atasi Pengangguran

Beasiswa Cilegon Juare, Wujud Nyata Kolaborasi Pemkot dan Industri Atasi Pengangguran

BCO.CO.ID – Setelah dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon pada Kamis, 20 Februari 2025, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo mulai merealisasikan janji-janji kampanye mereka, salah satunya melalui Program Beasiswa Cilegon Juare. 

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara industri dan Pemerintah Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon, Robinsar menegaskan, bahwa beasiswa ini adalah terobosan untuk memberikan kesempatan emas bagi putra-putri terbaik Cilegon, baik yang berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu, untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

“Beasiswa Cilegon Juare bukan sekadar bantuan finansial. Ini adalah program terintegrasi yang menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, bahkan memfasilitasi penerimanya hingga ke dunia kerja,” ujar Robinsar, Selasa 16 September 2025.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari visi besar untuk mewujudkan Cilegon yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Kepala Bagian Kesra Pemkot Cilegon, Rahmatullah menjelaskan, bahwa program ini memiliki landasan hukum yang kuat melalui Peraturan Wali Kota Cilegon Nomor 20 Tahun 2025. Menurutnya, program ini dirancang untuk mengatasi isu strategis daerah seperti pengangguran dan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Kami menjalin kolaborasi strategis dengan puluhan perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri, serta dunia usaha dan industri. Hal ini untuk memastikan lulusan program tidak hanya bergelar sarjana, tetapi juga memiliki kompetensi relevan dan siap terserap pasar kerja,” kata Rahmatullah.

Sejak diluncurkan, sebanyak 511 dari total 1.157 permohonan dinyatakan lulus seleksi. Rinciannya, 307 orang (60,08 persen) untuk beasiswa prestasi dan 204 orang (39,92 persen) untuk kategori kurang mampu.

Para penerima beasiswa ini tersebar di 22 kampus mitra, termasuk 10 perguruan tinggi ternama, 4 perguruan tinggi kementerian/lembaga, 2 perguruan tinggi negeri lokal, dan 6 perguruan tinggi swasta di Kota Cilegon.

“Program ini secara khusus dirancang untuk mengurangi risiko pengangguran dengan memastikan adanya keselarasan (link and match-Red) antara lulusan dan potensi besar industri serta pelabuhan yang ada di Kota Cilegon,” tutup Rahmatullah. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments