Rabu, April 15, 2026
BerandaAdvertorialKrakatau Steel dan Pemkot Cilegon Perkuat Sinergi Infrastruktur Logistik Dorong Akselerasi Investasi

Krakatau Steel dan Pemkot Cilegon Perkuat Sinergi Infrastruktur Logistik Dorong Akselerasi Investasi

BCO.CO.ID — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama Pemerintah Kota Cilegon memperkuat sinergi strategis dalam pengembangan infrastruktur logistik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan akses jalan Pelabuhan Cilegon serta optimalisasi aset industri. Penandatanganan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Rabu 22 Januari 2026.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, dan Wali Kota Cilegon Robinsar, serta disaksikan unsur Forkopimda Kota Cilegon dan jajaran Direksi Pelabuhan Cilegon Mandiri. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen melalui percepatan investasi.

Penguatan akses jalan menuju pelabuhan dinilai sebagai faktor krusial dalam meningkatkan konektivitas industri dan menekan biaya logistik, khususnya bagi industri baja dan sektor turunan yang menjadi tulang punggung perekonomian Cilegon.

iklan

Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa optimalisasi akses pelabuhan akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi bahan baku dan produk jadi. “Kesepakatan ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas industri dan logistik. Akses pelabuhan yang lebih optimal akan meningkatkan efisiensi biaya logistik dan mendukung keberlanjutan bisnis Krakatau Steel Group,” ujar Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Ia menambahkan, kerja sama ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan merupakan wujud good will antara BUMN dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset negara demi menciptakan ekosistem industri yang kompetitif. “Kita ingin aset milik BUMN dan Pemerintah Kota dapat berkolaborasi untuk membangun ekosistem industri paling siap di Indonesia, khususnya di Kota Cilegon,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mengoptimalkan seluruh aset daerah agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan. “Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi menjadi langkah awal percepatan pembangunan Kota Cilegon sebagai kota industri dan pelabuhan yang semakin kompetitif,” ujar Robinsar.

Ia juga berharap MoU tersebut dapat membuka akses permodalan dan investasi baru, khususnya dalam pengembangan fasilitas kawasan pelabuhan serta infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dalam kesempatan yang sama, Krakatau Steel memaparkan rencana pengembangan kawasan industri berskala besar.

Saat ini Krakatau Steel mengelola lahan seluas sekitar 500 hektar yang direncanakan akan diperluas hingga 2.000 bahkan 10.000 hektar untuk mendukung terwujudnya KEK di Cilegon. “Dengan perluasan kawasan hingga 10.000 hektar, dampak ekonomi bagi daerah serta penyerapan tenaga kerja akan jauh lebih signifikan. Harapan kami KEK ini dapat segera terwujud,” pungkas Akbar.

Melalui sinergi ini, Kota Cilegon diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai pintu utama investasi nasional dengan sistem logistik yang efisien, terintegrasi, dan berdaya saing global.[]

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments