Selasa, April 16, 2024
spot_img
BerandaPemerintahanAlat Berat Pengangkut Sampah Rp2,4 M di Pasar Kranggot Dibiarkan Mangkrak

Alat Berat Pengangkut Sampah Rp2,4 M di Pasar Kranggot Dibiarkan Mangkrak

CILEGON, BCO.CO.ID – Alat berat jenis Backhoe seharga Rp2,4 miliar milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon yang ada di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Pasar Baru Kranggot sudah lama tak digunakan alias mangkrak. Alat berat yang dioperasikan untuk mengangkut atau memindahkan sampah itu ternyata sudah hampir setengah tahun tidak beroperasi.

Ada dua alat berat yang terparkir di tempat ini dengan kondisi ban yang bocor serta kaki penyangga hidrolik yang terangkat. Untuk jenis Backhoe tertulis aset Disperindag Kota Cilegon 2019 yang dibeli seharga Rp2,4 miliar. Sementara untuk alat berat jenis Bulldozer tidak tampak alat tersebut milik siapa. Namun mengalami kerusakan yaitu ban belakang sebelah kiri bocor, sehingga tidak bisa difungsikan.

Salah seorang pemulung bernama Sarmawi mengatakan, ia sudah lama melihat kedua alat berat tersebut hanya terparkir dan tidak digunakan untuk mengangkut atau memindahkan sampah di area TPS sementara itu.
“Udah lama kayaknya ada situ. Kayaknya sudah enggak operasi lama, berbulan-bulan,” kata Sarmawi, di TPS Pasar Baru Kranggot, Jum’at 02 April 2021.

iklan

Sarmawi mengaku, tidak mengatahui apa yang menjadi alasan kedua kendaraan besar tersebut sampai tidak diperbaiki. Hal itu membuat kondisi sampah menumpuk. “Numpuknya banyak. Apalagi kalau malam” pungkas Sarmawi.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot Aceng Syarifudin enggan memberikan komentar terkait keberadaan alat berat yang tidak dioperasikan tersebut. Aceng meminta hal tersebut untuk ditanyakan langsung ke Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Pasar Baru Kranggot.
“Minta konfirmasi ke Pak Kasubag TU UPT Pasar Baru. Sebab ia merupakan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan),” kata Aceng singkat. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments