Minggu, April 21, 2024
spot_img
BerandaPemerintahanWalikota Cilegon Lantik 6 Pejabat Eselon II, Dua di Antaranya Promosi

Walikota Cilegon Lantik 6 Pejabat Eselon II, Dua di Antaranya Promosi

CILEGON, BCO.CO.ID – Walikota Cilegon Helldy Agustian melantik dan mengambil sumpah jabatan untuk enam pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Cilegon, Jumat 3 September 2021. Saat itu walikota didampingi Wakil Walikota Sanuji Pentamarta, Sekda Cilegon Maman Maulidin, dan disaksikan sejumlah pejabat lainnya.

Enam pejabat yang dilantik adalah:

1. Tatang Muftadi, dilantik dalam jabatan baru sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Cilegon. Jabatan Tatang sebelumnya adalah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon;

iklan

2. Dana Sujaksani, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon menggantikan Maman Maulidin yang kini menjabat Sekda Cilegon. Jabatan Dana sebelumnya adalah Asda III;

3. Ujang Iing, dilantik dalam jabatan baru sebagai Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Cilegon menggantikan Dana Sujaksani. Jabatan Ujang Iing sebelumnya adalah staf ahli Setda Cilegon. Selain Asda III, Iing juga menjabat Plt Direktur RSUD Cilegon;

4. Syafrudin, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Cilegon. Sebelumnya Syafrudin menjabat staf ahli Setda Cilegon.

5. Efa Sarifah, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon. Efa mendapat promosi dari jabatan sebelumnya sebagai salah satu pejabat Eselon III, yakni Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cilegon.

6. drg. Ratih Purnamasari, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon. Ratih mendapatkan promosi dari jabatan sebelumnya sebagai Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos Cilegon.

Walikota menyebutkan bahwa mutasi rotasi dan promosi jabatan sudah biasa terjadi di lingkungan pemerintahan. “Pelaksanaan promosi, mutasi, dan rotasi jabatan ini sudah biasa dalam rangka penyegaran organisasi, optimalisasi kinerja, bagian dari pola pembinaan karier, terutama dalam upaya peningkatan kinerja pelayanan publik,” ujar Helldy.

Sementara itu masih banyak terdapat jabatan kosong untuk jabatan Eselon II, III, dan IV. Dengan demikian sangat mungkin dilakukan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan lagi dalam waktu dekat. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments