Minggu, Juli 21, 2024
BerandaPemerintahanTergusur Pembangunan, Lahan Pertanian di Cilegon Menyusut Segini

Tergusur Pembangunan, Lahan Pertanian di Cilegon Menyusut Segini

BCO.CO.ID – Jumlah lahan pertanian di Kota Cilegon makin menyusut seiring tinggi pembangunan. Berdasarkan data luas lahan pertanian yang dihimpun Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Cilegon pada tahun 2023, tercatat ada kurang lebih 200 hektare lahan yang tergusur untuk pembangunan.

“Tersisa 1.110,62 hektare, sebelumnya 1.300 hektare itu tersebar di delapan kecamatan,” ujar Mustofa, Kabid Pertanian DPKP Kota Cilegon, kepada wartawan, Senin 9 Oktober 2023.

Dia mencontohkan, lahan pertanian yang tergusur untuk pembangunan ada di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, dan Kecamatan Cibeber. Kurang lebih ada 10 hektare lahan di masing-masing lokasi yang sudah di uruk untuk dibuat bangunan.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan, kata Mustofa, pihaknya memaksimalkan lahan pertanian yang ada dengan ditanami berbagai komoditas palawija. Kendati begitu, untuk lahan persawahan di Kota Cilegon masuk dalam kategori pertanian tadah hujan yang berarti di tanam saat musim penghujan.

“Kalau untuk setahun sekali ditanami padi, tapi selain padi selingannya palawija. Semua tidak nganggur, tapi ditanamin,” ujarnya.

 

Mustofa juga berujar, Kecamatan Ciwandan masih memiliki lahan pertanian yang paling luas di antara kecamatan lainnya di Kota Cilegon. Dia juga mengungkapkan, para petani di Cilegon banyak yang mengelola atau memanfaatkan lahan milik perusahaan ataupun milik perseorangan yang tinggal di tempat lain.

“Tentu yang masih luas ini Ciwandan, 265 hektare lahan pertaniannya,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments