BCO.CO.ID – Pembukaan Pesantren Expo dan Festival Hadroh se-Provinsi Banten yang digelar di Alun-alun Kota Cilegon pada Selasa 21 Oktober 2025, mengalami insiden robohnya tenda pameran.
Tenda yang diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kreativitas santri tersebut ambruk setelah kawasan alun-alun diterpa angin cukup kencang pasca pembukaan acara. Dilaporkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Ketua Panitia Pesantren Expo, Mulyadi menjelaskan, bahwa insiden ini disebabkan oleh faktor cuaca dan waktu persiapan acara yang sangat singkat. “Persiapan yang mendadak, tapi karena ada angin yang cukup besar tendanya roboh,” ungkap Mulyadi, kepada wartawan.
Meskipun demikian, pihak panitia berjanji akan segera memperbaiki fasilitas yang rusak agar kegiatan pameran dapat kembali berjalan normal. “Akan segera diperbaiki dengan segera, luasnya 56×3 meter,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mulyadi menegaskan bahwa semua fasilitas pendukung acara, termasuk tenda, disediakan oleh pemerintah daerah, sementara panitia bertugas mengisi rangkaian kegiatan selama expo berlangsung. “Semua fasilitas dari pemerintah, panitia hanya mengisi acara saja,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyedia perlengkapan agar memperhatikan kondisi cuaca.
Namun, Rahmatullah mengakui bahwa keterbatasan anggaran turut memengaruhi spesifikasi tenda yang digunakan. “Kemarin kita sudah koordinasi dengan pihak penyedia, tapi karena keterbatasan anggaran, jadi expo-nya yang sederhana,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa depan, agar persiapan teknis dan peralatan dapat lebih matang, terutama dalam mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. []
