Minggu, April 21, 2024
spot_img
BerandaHumanioraSoal PJU, Mahasiswa: Depan Kantor Walikota Juga Dibiarkan Mati

Soal PJU, Mahasiswa: Depan Kantor Walikota Juga Dibiarkan Mati

CILEGON, BCO.CO.ID – Dishub Cilegon mendapat kritikan dari mahasiswa terkait Puluhan tiang penerangan jalan umum (PJU) mati dan tak terawat, terutama di wilayah Jalan Lingkar Selatan serta Jalan Cilegon Anyer, sekitar Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Sebab, berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, terlebih masih terdapat jalan berlubang di sejumlah titik.

Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Cilegon Edi Djunaidi mengatakan, kinerja Dishub Kota Cilegon perlu pertanyakan lantaran mengabaikan fasilitas keselamatan pengguna jalan.

Tak hanya itu, kata Edi, kondisi PJU mati juga terlihat di depan Kantor Walikota Cilegon.

iklan

“Jangankan yang jauh dari gedung pemerintahan. Di depan kantor walikota aja dibiarkan mati. Seharusnya kalau sudah ramai diberitakan segera diperbaiki agar pengguna jalan merasa nyaman dan aman,” kata Edi, kepada BCO, Rabu 25 November 2020.

Edi menjelaskan, persoalan PJU yang merupakan fasilitas penunjang untuk keselamatan pengguna jalan tersebut seharusnya tidak terjadi di wilayah dengan APBD yang cukup besar. Oleh sebab itu, ia meminta Dishub Cilegon tidak terlalu lama mengabaikan persoalan ini.

“APBD Cilegon ini kan cukup besar, salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Penerangan Jalan tapi masa ada PJU yang tidak terawat. Lalu yang bayar PPJ itu mendapat timbal balik apa jika banyak PJU yang tidak terawat” tandasnya.

Terpisah, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) Rizki Putra Sandicka mengungkapkan, Dishub Cilegon seharusnya mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan dengan merawat fasilitas yang ada. Sehingga, nama besar kota industri di ujung barat Pulau Jawa ini tidak dipandang sebelah mata oleh warga daerah lain yang kebetulan melintas ke daerah tersebut.

“Ini sebenarnya persoalan kecil lah, jangan sampai nama Cilegon yang katanya kota industri ini dikenal orang luar dengan persoalan sepele yang bikin kita malu sebagai warganya,” ungkap Rizki.

Rizki menuturkan, banyaknya persoalan di Cilegon seharusnya bisa diselesaikan dengan baik tanpa ditambah persoalan sepele namun sangat berdampak pada keselamatan nyawa pengguna jalan di wilayah ini.

“Cilegon memang banyak persoalan yang belum bisa diselesaikan. Jadi jangan ditambahi lagi sama kinerja Dishub yang mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Di wilayah Citangkil sama Ciwandan terutama jalur arteri, itu sering kecelakaan karena jalan rusak dan PJU yang tak berfungsi. Sudah banyak korban hingha nyawa melayang akibat pembiaran dari masalah sepele ini,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments