Rabu, Juli 24, 2024
BerandaPolitikPartai Prima Menang Gugatan, PN Jakpus Minta KPU Tunda Pemilu 2024 Hingga...

Partai Prima Menang Gugatan, PN Jakpus Minta KPU Tunda Pemilu 2024 Hingga 2 Tahun 4 Bulan

CILEGON.BCO.CO.ID – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan agar KPU untuk menunda Pemilu Serentak pada tahun 2024. Keputusan ini dilakukan, usai PN Jakpus mengabulkan gugatan yang dilayangkan Partai Prima dengan nomor register 757/Pdt.G/PN Jkt. Pst. pada 8 Desember 2022 lalu yang kemudian gugatan perdata ini diketok palu pada Kamis 2 Maret 2023.

Disadur dari detik.com dan kompas.com, Partai Prima merasa dirugikan oleh KPU dalam melakukan verifikasi administrasi partai politik yang ditetapkan dalam Rekapitulasi Hasil Verifikasi Administrasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu. Pasalnya, imbas dari verifikasi itu, Partai Prima dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat serta tidak bisa mengikuti verifikasi faktual.

Namun setelah dipelajari dan dicermati oleh Partai Prima, jenis dokumen yang sebelumnya dinyatakan TMS, ternyata juga dinyatakan Memenuhi Syarat oleh KPU dan hanya ditemukan sebagian kecil permasalahan. Partai Prima juga menyebut KPU tidak teliti dalam melakukan verifikasi yang menyebabkan keanggotannya dinyatakan TMS di 22 provinsi.

Akibat dari kesalahan dan ketidaktelitian KPU, Partai Prima mengaku mengalami kerugian immateriil yang mempengaruhi anggotanya di seluruh Indonesia. Karena itu, Partai Prima pun meminta PN Jakpus menghukum KPU untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilu 2024 selama lebih-kurang 2 tahun 4 bulan dan 7 hari sejak putusan dibacakan.

“Menghukum Tergugat untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilihan Umum 2024 sejak putusan ini diucapkan dan melaksanakan tahapan Pemilihan Umum dari awal selama lebih kurang 2 (dua ) tahun 4 (empat) bulan 7 (tujuh) hari,” demikian bunyi dictum kelima putusan yang diketok oleh ketua majelis T Oyong dengan anggota Bakri dan Dominggus Silaban itu.

Sementar itu, Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, pihaknya akan melakukan banding atas putusan tersebut. “KPU akan upaya hukum banding,” katanya.

Berikut bunyi putusan lengkap PN Jakpus.

Dalam Eksepsi
Menolak Eksepsi Tergugat tentang Gugatan Penggugat Kabur/Tidak Jelas (Obscuur Libel).

Dalam Pokok Perkara

1. Menerima Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
2. Menyatakan Penggugat adalah partai politik yang dirugikan dalam verifikasi administrasi oleh Tergugat;
3. Menyatakan Tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum;
4. Menghukum Tergugat membayar ganti rugi materiil sebesar Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) kepada Penggugat;
5. Menghukum Tergugat untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilihan Umum 2024 sejak putusan ini diucapkan dan melaksanakan tahapan Pemilihan Umum dari awal selama lebih kurang 2 (dua ) tahun 4 (empat) bulan 7 (tujuh) hari;
6. Menyatakan putusan perkara ini dapat dijalankan terlebih dahulu secara serta merta (uitvoerbaar bij voorraad);
7. Menetapkan biaya perkara dibebankan kepada Tergugat sebesar Rp.410.000,00 (empat ratus sepuluh ribu rupiah). []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments