Selasa, Juli 16, 2024
BerandaEkonomi BisnisOJK Sudah Nyatakan Status Sehat, Walikota Imbau ASN Menabung di BPRS CM

OJK Sudah Nyatakan Status Sehat, Walikota Imbau ASN Menabung di BPRS CM

CILEGON.BCO.CO.ID – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM) terus melakukan perbaikan dan saat ini sudah mendapatkan status sebagai perbankan sehat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa, 6 Desember 2022. Hal itu diketahui dalam agenda konferensi pers yang digelar BPRS CM di Rumah Dinas Walikota Cilegon. Hadir dalam kesempatan itu, Direksi dan Pengawas BPRS CM, juga Asda II Cilegon Tb Dzikri Maulawardhana.

Melalui surat yang diterima BPRS CM dari OJK, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengungkapkan isi surat tersebut. “Dalam surat ini, dinyatakan bahwa PT BPR Syariah Mandiri ini adalah bank dengan status sehat,” kata Helldy.

Atas adanya surat tersebut Helldy mengucapkan syukur dan memberikan apresiasi terhadap kinerja manajemen baru dari BPRS CM. “Seperti kita ketahui, sebelumnya dari NPL 55,65 persen sekarang sudah mencapai 20 persen dan terus diturunkan hingga betul betul sejat di angka 10 atau bahkan hingga 7 persen. Dari status dalam pengawasan sudah dicabut dengan statusnya sekarang dinyatakan sehat,” jelasnya.

Dirinya mengaku optimis bahwa kedepan hasilnya bisa lebih baik dari apa yang sudah diraih saat ini. “Bulan ini, BPRS CM yang semula mengalami kerugian sudah bisa mendapatkan keuntungan. Direksi BPRS CM yang masih baru, baru setahun menjabat dan sudah menunjukkan perbaikan. Kami juga mengimbau ASN di Pemkot Cilegon menabung di BPRS CM. Masyarakat juga,” kata Helldy.

Di tempat sama, Direktur BPRS CM Novran Evriatman mengungkapkan, apa yang sudah dicapai merupakan upaya untuk mendapat kepercayaan dari nasabah.

Adapun upaya tersebut dilakukan pihaknya dengan cara menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada dengan melakukan restrukturisasi di tubuh BPRS CM, penagihan dan pemanggilan terhadap nasabah, serta treatment khusus yang sesuai dengan ketentuan.

“Targetnya penambahan nasabah di atas 1.500 untuk tahun ini, bisa sama seperti bank lain meski masih ada keterbatasan karena masih menggunakan sistem manual (belum digitalisasi),” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah pejabat dan pegawai lama BPRS CM ditangkap oleh Kejari Cilegon karena kasus dugaan korupsi dan saat ini masih dalam proses peraidangan.[]

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments