Sabtu, Mei 25, 2024
BerandaKetenagakerjaanMediasi Mentok, Karyawan Hotel Marbella Anyer Dirikan Tenda di Area Pintu Masuk

Mediasi Mentok, Karyawan Hotel Marbella Anyer Dirikan Tenda di Area Pintu Masuk

CILEGON, BCO.CO.ID – Karena menilai tidak adanya keputusan yang jelas saat melakukan mediasi antara karyawan yang melakukan unjuk rasa dengan manajemen hotel. Puluhan karyawan Hotel Marbella Anyer mengancam akan mendirikan tenda di pintu masuk utama hotel tersebut serta memblokade akses pintu masuk dengan menggunakan batu.

Hal itu diungkapkan Suhandi, salah seorang peserta aksi yang kecewa dengan hasil mediasi yang dilakukan. “Kami niat akan kami tutup dengan batu dan pasang tenda, pokoknya hari ini enggak ada keputusan udah tutup sekalian. Karena apa, udah melecehkan kita, dua tahun kita diginiin, enggak ada kepastian enggak ada keputusan,” ujar Suhandi, kepada wartawan, Sabtu 16 Oktober 2021.

Sebelumnya, Zainal Abidin, perwakilan massa aksi menceritakan polemik yang terjadi antara karyawan dan manajemen hotel terkait hak dan nasib mereka yang digantungkan tanpa kejelasan. Problematika ini berawal dari Pandemi Covid-19 di tahun 2020. Kala itu, karyawan bekerja 15 hari setiap bulan dan diberikan gaji setengahnya. Namun pandemic yang berlanjut hingga tahun 2021, menyebabkan hotel sepi pengunjung dan berkurangnya pendapatan. Dikatakan, waktu itu Zainal dan 79 orang pekerja lainnya masih menerima gaji berdasarkan UMK 2017, sebesar Rp3,3 juta.

“Sampai kesini, kami tidak digaji, karena ketidakjelasan dari manajemen, direksi dan owner. Makanya kami sering berunjuk rasa. Jika mau di-PHK, silahkan dengan ketentuan yang ada. Kami juga menyadari, besar dan hidup dari Marbella. Tapi disatu sisi, terkait hak kami harus diperhatikan manajemen. Kami seperti di lempar-lempar,” terang Zainal. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments