Minggu, Juli 21, 2024
BerandaHukum & KriminalKecelakaan Kerja, Buruh PT Krakatau Jasa Logistik Tewas Diduga Tertimpa Steelcoil

Kecelakaan Kerja, Buruh PT Krakatau Jasa Logistik Tewas Diduga Tertimpa Steelcoil

CILEGON.BCO.CO.ID – Seorang karyawan outsourcing PT Krakatau Jasa Logistik bernama Eranto (28), warga Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat bekerja di bagian HSM pada Jum’at sore kemarin 4 Agustus 2023.

Kapolsek Ciwandan Kompol Fauzan Afifi mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi EH (karyawan di perusahaan tersebut), korban bekerja sebagai petugas pengiriman dari PT KJL dengan menyortir steelcoil yang akan di muat di angkutan kendaraan perusahaan untuk selanjutnya di bawa dengan menggunakan kereta api angkutan barang. “Namun diduga steelcoil yang akan di muat diduga terjatuh dan menimpa ke arah korban, sehingga menyebabkan korban (mengalami-Red) luka robek di kaki sebelah kanan dan luka robek di pangkal paha sebelah kanan sehingga korban meninggal dunia,” ujar Kompol Fauzan Afifi, Kapolsek Ciwandan, Sabtu 5 Agustus 2023.

Fauzan menjelaskan, pihaknya baru mendapat informasi peristiwa tersebut sekira 20.30 WIB. Petugas juga mendapat informasi bahwa korban telah dibawa ke RSKM Cilegon dan sudah dinyatakan meninggal dunia. Untuk kepentingan penyelidikan, petugas kepolisian berupaya mendatangi tempat kejadian perkara. Sayang kata dia, petugas security menahan anggota kepolisian di depan perusahaan. Selanjutnya, kejadian itu kini sudah di tangani oleh Unit III Reskrim Polres Cilegon.
“Untuk selanjutnya piket Reskrim Polsek Ciwandan mendatangi TKP yaitu di area PT HSM-PT KS untuk melakukan cek TKP, tetapi ditahan oleh security KS didepan gerbang dan tidak boleh masuk dengan alasan perintah manajemen HSM,” ungkapnya.

Di lain sisi, berdasarkan informasi yang diterima dari salah seorang narasumber terpercaya BCO Media, karyawan perusahaan melaporkan adanya kejadian yang menimpa korban sekitar pukul 16.15 WIB di area HSM kepada Pos P3K. Saat itu, paramedis beserta sopir ambulance langsung mendatangi TKP.

Pada pukul 16.17 WIB paramedis dan sopir ambulans tiba di TKP melihat pasien dalam keadaan tidak sadar di samping coil baja, di tubuh korban ditemukan luka sobek serta luka bolong di area perut dan luka sobek di kaki serta tangan. Saat itu, paramedis langsung melakukan pertolongan pertama bantuan hidup dasar. Kondisi pasien diketahui sudah tidak sadar atau koma dan langsung di bawa ke RSKM, selama di dalam mobil ambulans pasien di lakuan RJP/bantuan hidup dasar secara terus menerus dan diberikan terapi oksigen non rebreathing mask 10 liter/mnt. Pukul 16:34 WIB pasien sampai di RSKM dipasang monitor EKG dan dilakukan bantuan hidup dasar serta di berikan obat epineprin via bolus (suntik). Pada pukul 16.50 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments