Rabu, Juli 24, 2024
BerandaHumanioraKadinkes Cilegon Tanggapi Kasus Gagal Ginjal di Indonesia Akibat Obat Sirup

Kadinkes Cilegon Tanggapi Kasus Gagal Ginjal di Indonesia Akibat Obat Sirup

CILEGON.BCO.CO.ID – Menanggapi peningkatan terkait kasus gangguan ginjal akut (Acute Kidney Injury) yang terjadi pada anak di Indonesia, Dinas Kesehatan Kota Cilegon akhirnya buka suara. Meneruskan informasi dari Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Kota Cilegon diminta untuk melakukan sosialisasi mengenai edukasi dan kewaspadaan bagi orangtua yang memiliki anak terutama usia di bawah enam tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cilegon Ratih Purnamasari menyampaikan, gejala penyebab terjadinya gagal ginjal akut ini belum diketahui dan masih memerlukan investigasi lebih lanjut dengan BPOM serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ataupun pihak lainnya. Oleh sebab itu, bagi orang tua yang memiliki anak dan sedang mengalami sakit demam agar dirawat di rumah dengan mencukupi kebutuhan cairan.
“Jadi ketika anak itu di rumah demam, sementara ini sudah tidak boleh memberikan obat atau sirup yang cair untuk anak jadi bisa dengan di kompres air hangat dan menggunakan pakaian tipis, bisa juga di udara yang ber-AC. Jika terdapat tanda-tanda bahaya segera bawa anak ke Fasyankes terdekat,” kata Ratih Purnamasari, Kadinkes Kota Cilegon, Kamis 20 Oktober 2022.

Ratih menambahkan, tenaga kesehatan juga dilarang memberikan resep obat-obatan dalam bentuk cair atau sirup sebelum ada pengumuman resmi dari pemerintah. Selain itu, ujar Ratih, seluruh apotek di Kota Cilegon dilarang menjual obat-obatan dalam bentuk sirup atau cair. “Jadi seluruh apotek untuk sementara juga tidak boleh menjual obat bebas dan atau bebas terbatasa dalam bentuk sirup kepada masyarakat sampai dilakukan pengumuman resmi dari pemerintah,” jelasnya.

Masih kata Kadinkes Kota Cilegon, adapun kasus suspek gangguan ginjal akut ini dapat terjadi kepada anak usia 0-18 tahun dengan gejala tidak buang air kecil atau kencing dalam jumlah yang sedikit-sedikit dan terjadi secara tiba-tiba. Ia juga memastikan, jika di Kota Cilegon belum ditemukan kasus gangguan ginjal akut (Acute Kidney Injury). “Alhamdulilah belum ada kasus,” tutupnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments