Jumat, Juli 12, 2024
BerandaHukum & KriminalHendak Antar Material ke PT Lotte Project, Karyawan PT Afaro Dikeroyok di...

Hendak Antar Material ke PT Lotte Project, Karyawan PT Afaro Dikeroyok di Kawasan Industri

CILEGON.BCO.CO.ID – Dua pekerja dari PT Afaro Indo Teknologi menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan belasan orang di Jalan Australia I, Kawasan Industri Krakatau Steel, pada Minggu siang kemarin 08 Agustus 2022.

iklan

Kedua korban itu diketahui bernama Nino Suyitno dan Asmawi. Nino sendiri mengalami luka di pelipis mata serta pukulan dibagian kepala. Sementara Asmawi, hanya mendapat pukulan pada bagian punggung.

Nino Suyitno menceritakan, kejadian pengeroyokan tersebut bermula saat ia dan kelima rekannya dari perusahaan yang sama hendak mengantarkan material untuk kegiatan pemagaran PT Lotte Project. Sebelum tiba di lokasi tujuan atau saat berada di tempat kejadian, ada belasan orang yang menghadang kendaraan mereka hingga terjadi perdebatan dan kemudian salah satu anggota kelompok tersebut melayangkan bogem mentah dari samping dan beberapa bagian tubuh korban serta diikuti oleh anggota kelompok lainnya. “Saat masih diskusi ibaratnya, tiba-tiba ada pukulan dari arah belakang dari arah samping, dari depan juga. Saya tau orangnya. Yang mukul emang enggak semuanya,” ujar Nino Suyitno, kepada wartawan di Kantor PT Afaro Indo Teknologi, di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin 08 Agustus 2022.

 

Nino menjelaskan, Asnawi saat itu mencoba melerai aksi pengeroyokan tersebut namun rekannya itu juga mendapat pukulan pada bagian punggung hingga tersungkur jatuh. Sementara rekan kedua korban turut berlari sampai dikejar kelompok yang di ketuai oleh orang berinisial E.

Selain itu menurut Nino, sewaktu PT Afaro Indo Teknologi mendapat tender dari PT Lotte Project, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan masyarakat di sekitar proyek maupun dengan kelompok inisial E dengan maksud saling menghargai dan saling merangkul satu sama lainnya. Nino juga menyebut jika E mengatasnamakan gerakan masyarakat di salah satu wilayah sekitar PT Lotte Project. “Tapi dia (E-red) asumsinya, harus ke dia semua project Lotte itu,” jelasnya.

Rencananya, kata Nino, akan ada empat truk pengangkut material ke lokasi tujuan. Namun, truk pertama yang diantar oleh Nino dan rekan-rekannya itu langsung dihadang kelompok tersebut. “Belum jalan (Proyeknya) baru mau isi material aja,” ungkap Nino.

Karena perlakuan premanisme yang diterimanya itu, Nino langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan melaporkan insiden tersebut ke Polres Cilegon. Meskipun begitu, tambah Nino, hukum harus tetap dijalankan agar kelompok E tidak semena-mena melakukan tindakan penghadangan kepada pihak sub contract di PT Lotte Project. “Hukum harus tetap dijalankan supaya timnya E ini enggak gegabahlah. Artinya cari makan itu sama kawan atau sama yang lain itu jangan seperti kayak premanisme begitulah,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Dirut PT Afaro Indo Teknologi Ahmad Rohani alias Roy mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan hukum bagi korban penganiayaan tersebut.”Jelaslah, ini saja saya yang bawa ke rumah sakit. Karena ini udah masuknya ke ranah hukum, saya serahkan ke ranah hukum,” ucap Roy.

Menurut Roy, persoalan ini harus disikapi dengan kepala dingin dan tidak mengedepankan ego. Pasalnya, apabila tetap mengedepankan ego maka akan berimbas negatif terhadap iklim investasi maupun keamanan di Cilegon.

Ia sendiri saat itu turut dikejar oleh anggota kelompok E saat mengantar bahan material tersebut. Dalam peristiwa tersebut dikatakan Roy, ada ucapan ancaman dari kelompok itu. “Itu ada yang berbicara, “matiin aja matiin”. Inikan masuknya udah ke ancaman,” terangnya.

Oleh sebab itu, Roy juga mengaku menyayangkan tindakan tersebut. Pasalnya, secara material maupun immaterial pihaknya merasa dirugikan. Selain dirugikan, ia juga merasa terancam karena kelompok tersebut mengetahui Roy.

Di lain sisi, Roy juga mempertanyakan sistem keamanan dari PT KIEC selaku pengelola kawasan industri hingga terjadinya aksi premanisme tersebut. “Saya juga sangat menyayangkan keamanan PT KIEC peristiwa ini bisa terjadi, kalau ini terus dibiarkan ini akan berdampak besar,” jelas Roy. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments