Rabu, Juli 24, 2024
BerandaHumanioraHari Pahlawan, Pemkot Cilegon Bebaskan Pajak Bagi Veteran Pejuang Kemerdekaan

Hari Pahlawan, Pemkot Cilegon Bebaskan Pajak Bagi Veteran Pejuang Kemerdekaan

CILEGON.BCO.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon memberikan relaksasi pajak, khususnya pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB-P2) bagi para pejuang kemerdekaan atau veteran di Kota Cilegon terhitung dari tahun pajak 1990-2022.

Hal itu diungkapkan Walikota Cilegon Helldy Agustian usai mengisi acara Anugerah Pajak Daerah 2022 yang diselenggarakan oleh BPKPAD Kota Cilegon di salah satu restoran di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis 10 November 2022.

Menurut Helldy, pembebasan denda PBB-P2 diberikan sebagai bentuk menghargai jasa-jasa para pahlawan di Kota Cilegon. “Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Pemerintah Kota Cilegon membebaskan PBB-P2 untuk para veteran di wilayah Kota Cilegon,” ujar Helldy Agustian, Walikota Cilegon.

Dikatakan, pihaknya juga sangat mengapresiasi wajib pajak yang telah membayar pajak tepat waktu. Sebab kata Helldy, Pemerintah Kota Cilegon tidak bisa membangun daerah secara sendirian melainkan harus bersama-sama. “Karena pajak dari mereka itu menjadi PAD bagi kami, dan ini akan kami serahkan lagi kepada masyarakat Kota Cilegon sesuai dengan visi misi kami dan yang lainnya,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPKPAD Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, pihaknya akan menghapus denda dan tunggakan pajak PBB-P2 para veteran yang terhitung dari tahun pajak 1990-2022. Selain itu, kedepan para veteran juga dibebaskan dari pajak PBB-P2. Pihaknya juga bakal melakukan pendataan bagi veteran dengan berkoordinasi bersama Bakesbangpol Kota Cilegon untuk merealisasikan program tersebut. “Saya kira ini hal yang wajarlah pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada para veteran, salah satunya lewat pembebasan pajak tadi,” ucap Dana.

Sebagai informasi, realisasi pajak di Kota Cilegon mencapai Rp549 miliar dari target Rp645 miliar atau sama dengan 85,21 persen yang telah terealisasikan. Pajak terbesar di dapat dari sektor pajak PBB-P2 dengan nilai Rp110 miliar dari target Rp113 miliar atau saat ini sudah tercapai 97,42 persen. Kemudian pajak Minerba, dari target Rp630 juta saat ini tercapai Rp661 juta. [ADV]

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments