BCO.CO.ID – Warga di Lingkungan Bukit Baja Sejahtera 3 (BBS 3), Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan/Kota Cilegon, mulai bergotong royong membersihkan tandon atau tempat penampungan air di wilayah mereka untuk menghadapi musim penghujan.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan, lantaran tandon tersebut sudah mengalami pendangkalan atau sedimentasinya yang naik akibat menampung air dari berbagai wilayah. Selain itu, tandon juga saat ini dipenuhi gulma eceng gondok yang tumbuh liar tak terkendali.
Lurah Ciwaduk Nurul Hadiyati mengatakan, aksi gotong royong pembersihan tandon dilakukan setiap akhir pekan oleh para pengurus RT dan RW di kelurahannya. Menurut Nurul, tandon ini belum lama dikeruk namun kembali dangkal akibat endapan material tanah yang terbawa air.

“Iya memang cepat banget dangkalnya, maka dari itu kami berinisiatif untuk bergerak sebelum musim penghujan tiba. Alhamdulilah, kami punya warga yang kompak dan peduli sama lingkungan,” kata Nurul Hadiyati, Selasa 1 September 2026.
Dijelaskan, sejauh ini ia dan warganya melakukan pembersihan secara manual dengan alat seadanya. Meskipun begitu, lanjut Nurul, Walikota Cilegon Robinsar bakal menerjunkan excavator untuk melakukan pengerukan sedimentasi demi mengantisipasi banjir saat musim penghujan.
“Kalau untuk saat ini gotong royong sebisanya aja, tapi Pak Wali ada rencana menurunkan alat berat di bulan September ini. Memang kalau untuk pengerukan, harus dua sampai tiga kali,” terangnya.
Ia berharap, aksi gotong royong bisa memberikan dampak positif dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi memicu banjir. Meskipun demikian, Nurul ingin membuat aliran air dari lokasi tandon mengalir langsung ke sungai makam balung. “Harapannya sih kita bikin aliran langsung ke Makan Balung, tapi berkelok-kelok dan panjang. Lagi pula kondisi alam tidak bisa diprediksi, kalau volume air di sungai Makam Balung meluap, kesininya juga ikut meluap,” pungkasnya. []
