BCO.CO.ID – DPRD Kota Cilegon mengesahkan Raperda APBD Perubahan Kota Cilegon Tahun Anggaran 2025, dalam pengesahan tersebut diketahui bahwa jumlah pendapatan daerah setelah perubahan diproyeksikan Rp2,258 triliun dan belanja daerah Rp2,282 triliun serta jumlah pembiayaan Rp24,7 miliar.
Menyikapi hal tersebut, Walikota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa penyusunan APBD Perubahan TA 2025 dilakukan dengan pendekatan yang lebih rasional, guna menghindari potensi defisit seperti tahun sebelumnya.
Menurutnya, rasionalisasi dilakukan agar belanja daerah tidak melebihi kapasitas fiskal yang dimiliki dan menghindari resiko belanja yang berlebihan guna hindari defisit anggaran.
“Untuk tahun ini kita cukupkan, jadi memang kita juga benar-benar harus rigid karena memang khawatir terjadi defisit seperti tahun lalu,” kata Robinsar, Jum’at 1 Agustus 2025.
Meski dilakukan penyesuaian, sejumlah program prioritas tetap masuk dalam skema anggaran, terutama yang menjadi bagian dari visi-misi kepala daerah.
“Tetap ada prioritas yang menjadi misi kampanye kami, ada infrastruktur, kesehatan, pendidikan,” ucapnya.
Untuk sektor pendidikan, Robinsar menyebut adanya penambahan fasilitas seperti mebeler dan perbaikan sekolah. Di bidang kesehatan, anggaran difokuskan pada penambahan operasional, khususnya untuk mendukung layanan puskesmas 24 jam.
Sementara di bidang infrastruktur, Pemkot mengakomodasi penanganan jalan rusak yang sebelumnya belum teranggarkan. “Jalan-jalan rusak yang kemarin saya datangi, dan belum masuk di anggaran, sudah dilakukan di perubahan ini,” ujarnya. []
