CILEGON, BCO.CO.ID – Imbas naiknya harga komoditas daging sapi membuat ratusan pedagang pasar di Pasar Tradisional Kranggot, Kota Cilegon, bakal melakukan mogok jualan. Hal itu diungkapkan Kepala UPTD Pasar Kranggot Aceng Syarifudin ketika dikonfirmasi BCO melalui sambungan telepon, Kamis 21 Januari 2021.
Menurut Aceng, hingga saat ini pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi dari para pedagang yang akan melakukan mogok massal jualan itu. Ia juga tidak mengetahui, sampai kapan aksi tersebut dilakukan para pedagang daging.
“Informasinya iya benar tadi sore, ada rencana mau mogok jualan. Tapi ke kita belum ada surat pemberitahuan dari para pedagangnya. Di Kranggot ada 144 pedagang daging yang mengisi tempat di Blok E,” kata Aceng.
Dijelaskan, kenaikan harga daging sapi tersebut sudah terjadi pada saat Hari Raya Natal 2020 hingga kini. Oleh sebab itu, para pedagang di Pasar Kranggot sendiri mengeluhkan mahalnya saslah satu kebutuhan konsumsi masyarakat ini.
“Jadi awal naiknya itu ketika mau Natal 2020, tapi naiknya setiap hari. Untuk di Kranggot sendiri harga daging sapi Rp110 ribu per kilo,” ujarnya.
Aceng menambahkan, untuk kebutuhan konsumsi daging setiap hari di Pasar Kranggot mencapai 25 ton. Terkait hal ini, Aceng mengaku bakal berkoordinasi dengan Bulog untuk tetap menyediakan stok daging demi memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan harga yang dijual pedagang.
“Nanti petugas ke lapangan yang memenuhi kebutuhan, apakah dari Bulog atau dari dinas sendiri. Kita tetap menyiapkan dari Bulog dengan harga yang disesuaikan dari harga yang dijual pedagang,” pungkasnya. []
