BCO.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5, Minggu 14 Juni 2026. Dalam agenda konsolidasi itu, nama mantan anggota DPRD Kota Cilegon Tohir, diusulkan sebagai Ketua Formatur DPC PPP Kota Cilegon untuk diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
Hajat politik partai berlambang Ka’bah ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaiha, Sekretaris DPW PPP Banten Uhen Zuhaeni, serta deretan tokoh senior PPP Cilegon seperti Baihaki Sulaiman, Deri Muhlisin, dan tokoh masyarakat Nawawi Sahim.
Plt Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Tohir, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, Muscab ini merupakan perintah konstitusi partai yang wajib dijalankan. “Alhamdulillah Muscab V DPC PPP Kota Cilegon yang kita laksanakan hari ini berjalan lancar dan sukses. Tentu Muscab ini mandat dari Anggaran Dasar dan Anggara Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Partai yang telah ditetapkan secara sah,” kata Tohir.
Ia menjelaskan, pasca gelaran Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Banten pada 14 Maret 2026 lalu, seluruh pengurus tingkat kabupaten/kota diinstruksikan untuk menggelar Muscab paling lambat tiga bulan setelahnya.
“Muscab ini terstruktur, hierarkinya seperti itu. Muscab DPC PPP Kota Cilegon menunjuk formatur, dan saya ditunjuk sebagai Ketua Formatur. Formatur inilah yang nantinya akan merekomendasikan susunan pengurus dan siapa yang diusulkan ke DPP untuk menjadi Ketua DPC PPP Kota Cilegon,” ujarnya.
Tohir mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya merangkul berbagai pihak sebelum melaksanakan Muscab DPC PPP Kota Cilegon. Muscab DPC PPP Kota Cilegon dihadiri 7 PAC dari 8 PAC yang ada. Dimana, 1 PAC di klaim telah memberikan mandat dengan berkomunikasi secara langsung. “Semua masyarakat tahu, situasi PPP, mungkin seluruh Indonesia, yang jelas kami saling menghargai dan menghormati, itu pilihan politik,” kata Tohir lagi.
Senada dengan Tohir, Plt Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon Deri Muhlisin menambahkan, rangkaian Muscab serentak di Banten ini sejatinya sudah dibuka secara seremonial oleh Ketua Umum DPP PPP Mardiono pada akhir Mei 2026 lalu. “Jadi agenda hari ini adalah lanjutan dari instruksi Pak Ketum Mardiono,” jelas Deri.
Di tempat yang sama, Sekretaris DPW PPP Banten Uhen Zuhaeni yang hadir mewakili Ketua DPW Neng Siti Julaiha menegaskan, pelaksanaan Muscab PPP Cilegon sudah mengacu pada PO (Peraturan Organisasi) DPP Nomor 18 Tahun 2025.
Uhen juga memastikan bahwa jalannya Muscab ini sah demi hukum karena telah memenuhi kuorum lebih dari dua per tiga suara keanggotaan. “Kehadiran sudah lebih dari 2/3, yakni 7 dari 8 PAC. Pengurus Harian dan Majelis Partai juga hadir. Kalau persyaratan itu sudah terpenuhi, maka hasilnya sah dan legal. Insya Allah tidak ada masalah,” tegas Uhen.
Selanjutnya, tim formatur yang terpilih akan merumuskan struktur kepengurusan baru untuk diserahkan ke tingkat pusat. []
