Selasa, Mei 26, 2026
BerandaPeristiwaSaat Bocah Memanjat, Pohon Kelapa Roboh dan Timpa Rumah di Merak

Saat Bocah Memanjat, Pohon Kelapa Roboh dan Timpa Rumah di Merak

BCO.CO.ID – Sebatang pohon kelapa yang memiliki ketinggian kurang lebih 10 meter, dilaporkan tumbang menimpa rumah milik Santo, warga Lingkungan Suka Senang, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Selasa sore 8 Juli 2025.

Dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB itu, seorang bocah berusia 12 tahun berinisial BA yang tak lain adalah tetangganya Santo turut menjadi korban hingga membuatnya ditemukan tak sadarkan dengan luka serius di bagian kepala. BA saat itu, sedang memanjat pohon kelapa tersebut. Namun kemudian, pohon kelapa roboh yang membuat BA ikut terjatuh menghantam atap, kemudian jatuh ke lantai rumah milik Santo.

Diduga kuat, batang pohon roboh lantaran kondisi pangkal antara batang dan akar telah keropos. Pasalnya, pohon itu tumbang bukan dari akarnya namun patah dibagian pangkalnya.

Sugiarso warga setempat yang membantu proses evakuasi mengatakan, ia mengetahui pohon tumbang itu setelah mendengar suara dentuman dan teriakan teman-teman BA yang tidak ikut memanjat pohon. “Kata yang di bawah itu udah ada bunyi, teman (BA-red) enggak sadar. Pas kelapa udah doyong, dia teriak minta BA turun. Pas mau turun pohon udah mulai roboh, dia (BA-red) memeluk batang kelapa jadi langsung nimpa kesini,” kata Sugiarso.

Saat dievakuasi, BA sudah tidak sadarkan diri dengan kondisi terluka dibagian kepala. BA kemudian dilarikan ke Puskesmas Pulomerak untuk mendapatkan perawatan medis. “Pingsan langsung dibawa ke Puskesmas, terus disuruh di rujuk ke RSKM,” ujarnya.

Di tempat yang sama, pemilik rumah Santo mengaku, ia mengetahui rumahnya rusak tertimpa pohon kelapa setelah mendapat informasi dari para tetangganya. Saat itu, Santo masih bekerja di wilayah Cilegon. “Pulang ketika dapat kabar kalau rumah tertimpa pohon, memang lagi kosong enggak ada orang kalau di dalam rumah mah,” ungkap Santo.

Akibat peristiwa ini, Santo mengalami kerugian materil kurang lebih Rp10 juta. Atap rumahnya rusak parah dan harus segera dilakukan perbaikan agar bisa ditempati seperti semula. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments