Selasa, Agustus 11, 2026
BerandaParlemenTarget BPHTB Tembus Rp267 Miliar, Pemkot Cilegon Didesak Tak Hanya Andalkan Sektor...

Target BPHTB Tembus Rp267 Miliar, Pemkot Cilegon Didesak Tak Hanya Andalkan Sektor Pertanahan

BCO.CO.ID – Anggota DPRD Kota Cilegon Ahmad Aflahul Aziz, menyoroti tingginya target Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) oleh Pemkot Cilegon yang mencapai Rp267 miliar untuk tahun 2027.

Menurutnya, Pemkot Cilegon seharusnya realistis memasang target pendapatan ditengah melambatnya laju ekonomi pada sektor makro maupun mikro. Hal ini agar kebutuhan bisa seimbang antara anggaran dan belanja daerah. Apalagi kata Aziz, target BPHTB 2026 baru terealisasi 9-10 persen di semester pertama.

“Target BPHTB semester I saja baru mencapai 9 persen, ini akan dikejar 90 persen lebih di semester II. Apakah memungkinkan untuk mengejar target BPHTB yang hari ini kondisi industri ataupun investor di Kota Cilegon belum tentu juga,” kata Aziz, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia kembali mengingatkan, agar ketersediaan anggaran tidak sampai mempengaruhi kebutuhan. Meskipun begitu, ia menekankan agar OPD-OPD penghasil untuk menerapkan digitalisasi perpajakan terutama di sektor pajak restoran. “Ini kan harus jelas dan harus pasti, supaya tidak merubah cost belanja yang sudah ditentukan. Kalau memang ada transaksi BPHTB hari ini ya syukur, kalau enggak ada kan repot kita. Mau dari mana lagi,” tegasnya.

Aziz menambahkan, Pemkot Cilegon selama ini hanya mengandalkan pendapatan dari kenaikan BPHTB dan juga transfer daerah. Oleh sebab itu, perlu ada solusi lain dalam meningkatkan pendapatan asli daerah salah satunya dari digitalisasi pajak di bidang restoran.

Sementara itu, Plt Kepala BPKPAD Kota Cilegon Syafrudin mengatakan kenaikan BPHTB yang terbilang cukup tinggi dikarenakan realisasi di tahun sebelumnya yang melebih target. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak eksternal terkait akan dilakukannya transaksi peralihan hak. “Jadi memang ini kita juga sudah koordinasi dengan pihak eksternal, pihak KS ya akan melakukan transaksi peralihan hak gitu. Memang sudah menyampaikan sama kitanya, maka kita berharap bahwa semuanya sesuai dengan rencana,” ungkapnya.

Di sisi lain untuk menggenjot pendapatan asli daerah, lanjut Syafrudin, pihkanya akan melakukan elektronifikasi perpajakan (E-Tax) dari berbagai sektor. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments