Minggu, Juli 21, 2024
BerandaPemerintahanSatpol PP Cilegon Gelar Razia Kotrakan di Cibeber, Begini Hasilnya

Satpol PP Cilegon Gelar Razia Kotrakan di Cibeber, Begini Hasilnya

CILEGON.BCO.CO.ID – Dinas Satpol PP Kota Cilegon menemukan 18 penghuni kontrakan yang terjaring razia di dua kelurahan yakni di Kelurahan Karang Asem, dan Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, ke kantor kecamatan setempat untuk dilakukan pendataan, Selasa 18 Juli 2023.

Dari hasil operasi ini, petugas menemukan 8 orang ber KTP luar Kota Cilegon dan satu tanpa identitas. Sedangkan, di Kelurahan Karangasem menemukan 7 orang non KTP Cilegon dan dua orang tanpa identitas. Selain itu, petugas juga menemukan pasangan yang sudah menikah namun belum resmi alias berstatus pernikahan siri.

Kasi Pengawasan Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan PPNS pada Satpol PP Cilegon, Cecep Sukarya menyampaikan, dalam razia itu pihaknya menemukan 8 orang ber KTP luar Kota Cilegon dan satu tanpa identitas. Sedangkan, di Kelurahan Karangasem menemukan 7 orang non KTP Cilegon dan dua orang tanpa identitas. “Rata-rata yang di dapat itu belum berkeluarga, salah satunya belum memiliki surat-surat keterangan domisili,” ujar Cecep Sukarya.

Cecep melanjutkan, pihaknya tidak menemukan adanya penghuni kos-kosan yang melakukan bisnis ‘open BO’ dan sejenisnya. Hanya saja kata Cecep, petugas menemukan botol miras kosong serta mendapatkan dua pasangan suami istri yang telah melakukan nikah siri. “Tapi udah kosong minumannya, enggak tahu emang semalam apa malam sebelumnya enggak hafal. Cuman pas tadi kesana ada bekas, ya makanan ringanlah,” jelasnya.

Sementara, Camat Cibeber Sofan Maksudi menyampaikan, Kegiatan yang dilakukan di dua Kelurahan di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon itu dalam rangka koordinasi penegakan peraturan daerah yang melibatkan pihak kepolisian dan TNI. Sofan menyatakan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dalam rangka pendataan untuk penduduk non permanen.

Menurutnya, hal ini penting dilakukan guna memastikan status kependudukan warga dari luar Kota Cilegon yang menetap di Cilegon. Oleh karena itu, Sofan meminta kepada pasangan nikah sirih agar segera menyelesaikan secara resmi. Hal itu dilakukan agar memiliki dokumen kependudukan secara resmi. “Kalau memqang nikah dibawah tangan (Nikah Siri-Red), selesaikan supaya resmi biar nanti punya dokumen kependudukannya enak,” ujar Sofan. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments