CILEGON.BCO.CO.ID – Kementerian Kominfo Republik Indonesia bersama Komisi I DPR RI menggelar kegiatan Diskusi Publik Virtual pada Rabu 9 November 2022 kemarin. Dalam agenda yang dilaksanakan disalah satu hotel di Kota Cilegon itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurotul Uyun hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi tentang pentingnya literasi digital.
Uyun memaparkan, literasi digital wajib dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media digital dan memanfaatkannya untuk berbagai keperluan sehari-hari. “Bersama Kemenkominfo, menyikapi tentang pentingnya kemajuan teknologi, masyarakat diminta diajak melek teknologi. Bagaimana teknologi itu bisa kita manfaatkan dalam setiap kegiatan kita, sehingga bisa memberikan kontribusi yang positif dan betul-betul dioptimalkan agar bisa memberikan banyak kemanfaatan dan membantu pekerjaan setiap orang,” kata Uyun, di ruang kerjanya, Kamis 10 November 2022.
Kegiatan yang digelar secara online dan offline tersebut, lanjut Uyun, diikuti oleh mahasiswa, masyarakat, pelaku, dan juga pemerhati teknologi. Uyun berpendapat, setiap individu harus menjadi bagian yang adaptif terhadap perkembangan jaman salah satunya digitalisasi.
“Karena teknologi informasi berkembang dengan pesat. Kalau kita tidak menjadi bagian yang akomodatif terhadap perkembangan tersebut, maka kita akan tertinggal. Kita tidak bisa mengikuti apa yang menjadi kemajuan dan berpengaruh terhadap peningkatan kehidupan. Kita tidak bisa mengelak, tidak bisa menghindari kemajuan tersebut. Sehingga Cilegon juga harus mulai digerakkan, agar masyarakat bisa paham dan mengerti terkait dengan teknologi informasi untuk memudahkan aktifitas pekerjaan dengan hadirnya digitalisasi,” jelasnya.
Pihaknya juga mendorong agar Pemkot cilegon bisa mengoptimalkan hadirnya digitalisasi dalam seluruh sektor pemerintahan. “Harus dioptimalkan sebesar-besarnya agar dapat menghadirkan sebuah proses pelayanan yang lebih mudah kepada masyarakat, mempermudah proses penyiapan pekerjaan yang lebih cepat dan tepat, kemudian dengan digitalisasi semuanya bisa terukur dan Pemkot bisa mempunyai data yang kapanpun dibutuhkan, data tersebut bisa disajikan sesuai dengan kebutuhannya sehingga sangat membantu proses pembangunan yang ada,” ujarnya.
Diketahui, dalam agenda tersebut, Kementerian Kominfo RI bersama Komisi I DPR RI juga menggelar agenda sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan seremoni penyerahan bantuan Set Top Box (STB) untuk masyarakat. []
