Jumat, Juni 21, 2024
BerandaPemerintahanPenyaluran Bantuan Selama Covid-19, Lurah Ketileng Sebut Warga Miskin Menurun

Penyaluran Bantuan Selama Covid-19, Lurah Ketileng Sebut Warga Miskin Menurun

CILEGON, BCO.CO.ID – Angka kemiskinan di Kelurahan Ketileng, Kecamatan/Kota Cilegon dalam setahun terakhir tercatat menurun drastis jika dibandingkan dari tahun 2020 sejak awal Pandemi Covid-19 melanda. Berbagai bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang digulirkan sejak awal pandemi melanda berimbas positif untuk menekan angka tersebut.

iklan

Lurah Ketileng Ashru Robi Khan mengatakan, dari 1011 KK (Kepala Keluarga) warga miskin yang tercatat pada tahun 2020 lalu. Akan tetapi pada tahun 2021 ia menyebut data tersebut mengalami penurunan hingga hampir 50 persen. Kendati begitu, hasil tersebut belum dilakukan validasi. “Dari hasil input data 2020 itu 1011 KK yang mengalami kemisikinan. 2021 belum kita validasi, tapi dari hasil penyaluran bantuan itu ada 600 KK datanya dari RT/RW. Itu dari Januari sampai Juli,” kata Ashru Robi Khan, Lurah Ketileng kepada wartawan, Kamis 21 Oktober 2021.

 

Dijelaskannya, bantuan yang disalurkan sehingga berimbas baik untuk menekan kemiskinan itu dilakukan sekaligus untuk mengantisipasi adanya penerima bantuan ganda. Hal itu agar penerima bantuan dapat merata.

Selain bantuan sembako bagi warga yang terdampak pandemi, ada juga bantuan UMKM dari pemerintah yang disalurkan melalui lembaga tertentu hingga TNI-Polri. Ia juga menyampaikan, dari 16 RT yang ada di wilayahnya tersebut, ada 40 persen warga miskin di 5 RT dari total 6 ribu lebih penduduknya. “Bantuan ini berbagai jenis, ada bantuan UMKM untuk 15-25 pelaku usaha. Ada dari kantor pos, 209 dan bantuan dari TNI-Polri,” paparnya.

Masih kata Lurah Ketileng, warga miskin tersebut didominasi oleh pekerja harian lepas (Pekerja Serabutan) yang kehilangan pekerjaannya. Meskipun demikian, ia mengklaim jika usaha UMKM tetap berjalan selama pandemi. Oleh sebab itu, ia mendorong program pemerintah untuk vaksinasi demi memulihkan ekonomi di wilayahnya kembali membaik. “Kita akan melakukan beberapa inovasi, apalagi pembinaan UMKM. Kita pengen punya terobosan sentra UMKM, dan jelas UMKM kita punya produk yang bisa dipasarkan. UMKM kita bergerak di bidang kuliner,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments