BCO.CO.ID – Sebanyak 432 mahasiswa penerima manfaat program beasiswa full sarjana dari Pemkot Cilegon, kini telah dicoret dan hanya menyisakan 3514 orang dari total keseluruhan 3946 orang penerima.
Menurut Kepala Bagian Kesehjateran Rakyat (Kabag Kesra) pada Pemkot Cilegon Rahmatullah bilang, program beasiswa full sarjana tetap dilanjutkan namun disempurnakan dengan program Beasiswa Cilegon Juare.
Ia beralasan, penghapusan data penerima beasiswa tersebut lantaran mahasiswanya tidak bisa mempertahankan nilai ataupun menerima manfaat dari lembaga lain. Sementara bagi yang tidak dicoret, mereka akan mendapatkan manfaat sampai lulus kuliah asalkan bisa mempertahankan nilainya dan tidak menerima beasiswa dari yang lainnya.
“Untuk program beasiswa full sarjana tetap dilanjutkan, dari 3946 menjadi 3514 penerima manfaat,” kata Rahmatullah, ditemui BCO Media di ruangannya, Rabu 30 Juli 2025.
Dijelaskan, program Beasiswa Cilegon Juare lebih mengutamakan kualitas demi menjawab tantangan di dunia usaha dan memiliki syarat nilai yang harus dipertahankan lebih tinggi yakni IPK 3,3. Selain itu, terdapat 22 kampus atau perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Pemkot Cilegon terkait program ini.
“Kita berusaha menyesuaikan daripada pasar dunia usaha. Di antaranya ada petrokimia industri, petrokimia pelayaran, kualitas kesehatan, dan juga ada beberapa kampus yang ada link and match-nya,” jelasnya.
Rahmatullah berujar, pada program Beasiswa Cilegon Juare jumlah perguruan tinggi yang sebelumnya bekerjasama dengan Pemkot Cilegon telah dipangkas lebih dari setengahnya. Hal ini dilakukan karena harus menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia.
“Kalau melihat ini berkurang, karena kita menyesuaikan anggaran. Anggaran kita hanya ada Rp3 miliar untuk per semester. Tadinya 69 perguruan tinggi, sekarang 22 kampus. 10 kampusnya perguruan tinggi ternama,” pungkasnya. []
