Minggu, Januari 18, 2026
BerandaHumanioraPemerintah Tolong! Warga di Karang Asem Satu Tahun Lebih Tinggal di Rumah...

Pemerintah Tolong! Warga di Karang Asem Satu Tahun Lebih Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk

BCO.CO.ID – Seorang buruh serabutan di RT 01/007, Lingkungan Cikerut, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, terpaksa tinggal di rumah tak layak huni yang berpotensi ambruk lantaran kondisi atapnya sudah lapuk di makan usia.

Pantauan BCO Media, rumah yang ditempati oleh Arifudin (41) ini, sudah mengalami kerusakan parah sejak satu sampai dua tahun lalu. Bahkan sebagian atap rumahnya, sudah ambruk dan hanya ditutupi pelastik terpal. Genteng yang menjadi pelindung saat hujan dan terik matahari, kini sudah banyak yang berjatuhan dan pecah sehingga tidak bisa digunakan.

Untuk bisa beristirahat, Arifudin harus mencari tempat yang lebih nyaman agar bisa melepas penatnya setelah bekerja seharian. Arifudin bukan tak ingin memperbaiki rumahnya yang rusak dan membahayakan untuk ditinggali, namun karena persoalan keterbatasan ekonomi ia terpaksa mengurungkan niatnya tersebut.

Pasalnya, penghasilannya yang pas-pasan hanya berkisar Rp30-80 ribu itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Ia sebelumnya tinggal bersama adik kandungnya yang sudah memiliki anak dan istri, namun karena kondisi bangunan yang membahayakan, adiknya memutuskan untuk pindah ke salah satu kontrakan.

“Kalau hujan itu udah enggak bisa tidur, air masuk semua. Bukan bocor lagi namanya,” kata Arifudin, saat ditemui BCO Media, Selasa 8 Juli 2025.

Arifudin mengaku was-was apabila terjadi hujan di malam hari. Ia khawatir, rumah yang penuh kenangan warisan kedua almarhum orangtuanya tersebut roboh dan membahayakan keselamatannya. “Apalagi kalau hujan angin, langsung keluar. Takut roboh, udah satu sampai dua tahun kondisinya begini,” ungkapnya.

Masih kata Arifudin, pihaknya telah mengajukan bantuan kepada pemerintah setempat. Namun hingga saat ini belum terealisasi. Kini, ia hanya bisa berharap ada uluran tangan dari para dermawan atau pemerintah yang iba melihat kondisinya tersebut. “Mengajukan bantuan ada sekitar satu tahun yang lalu, belum terealisasi,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Lurah Karang Asem Safiudin mengatakan, ada sekitar tujuh rumah warga tidak mampu yang perlu dilakukan renovasi. Satu di antaranya telah dibantu oleh Baznas Kota Cilegon dan masih ada sisanya yang diajukan untuk dibantu. Sementara itu, empat lainnya telah diajukan ke Unit Pengumpul Zakat Banten. “Sampai satu bulan ini belum ada tindak lanjut,” ujar Safiudin.

Ia beralasan, pihaknya belum mengajukan bantuan ke Dinas Perkim Kota Cilegon lantaran sedang mengalami efisiensi anggaran. “Karena kemarin itu kita lagi ada efisiensi anggaran, jadi kita juga belum tahu nih Dinas Perkim ada anggaran atau tidak untuk Rutilahu. Makanya, inisiatif kami beserta RT/RW diajukan ke Baznas,” tutup Safiudin. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments