Senin, Mei 20, 2024
BerandaHumanioraLibatkan Warga, Lurah Gerem Perbaiki Dinding Jembatan di Watu Lawang

Libatkan Warga, Lurah Gerem Perbaiki Dinding Jembatan di Watu Lawang

CILEGON, BCO.CO.ID – Kelurahan Gerem bersama puluhan warga Lingkungan Pasir Salam, Lingkungan Watu Lawang, dan Kampung Pasir Manglid, Kabupaten Serang, serta anggota Polsek Pulomerak dan anggota TNI Koramil 2303 Pulomerak Kodim 0623/Cilegon, bahu membahu bergotong royong memperbaiki dinding jembatan yang ambrol akibat tergerus aliran air sungai di Lingkungan Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu 06 Februari 2021.

Renovasi jembatan yang dibangun tahun 1984 itu diutamakan oleh Kelurahan Gerem lantaran menjadi akses penting bagi warga di perbukitan dan dari daerah Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

Ikut serta dalam kegiatan tersebut, Lurah Gerem Deni Yuliandi, Wadanramil 2303 Pulomerak Kapten Khaerul Ardi, Kapolsek Pulomerak Kompol Rifki Seftirian, dan sejumlah Ketua RT RW di tiga kampung tersebut.

iklan
iklan

Lurah Gerem Deni Yuliandi mengatakan, jembatan tersebut diperbaiki atas inisiatif masyarakat setempat yang secara swadaya membangun akses penting ini.

iklan

“Mengingat akses desa ini adalah jalan penghubung antara Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, akhirnya kita perbaiki secara swadaya. Karena memang kebutuhannya mendesak,” ujar Deni Yuliandi.

iklan

Menurut Deni, meskipun pihaknya sudah mengajukan hal itu ke Pihak Dinas PU Cilegon, namun karena kebutuhan mendesak akhirnya pihaknya bergotong royong dengan menggunakan material seadanya yang dimanfaatkan dari alam. Kendati begitu, ada juga bahan material lain yang didukung oleh industri.

“Sementara swadaya, namun ada beberapa industri yang sudah komitmen kepada kami untuk men-support kebutuhan material ini,” jelas Deni.

Masih kata Lurah Gerem, sebelum kegiatan bergotong royong itu, pihaknya bersama Kapolsek Pulomerak Kompol Rifki Seftirian dan Wadanramil 2303 Pulomerak Kapten Khaerul Ardi, membagikan masker kepada puluhan warga dari tiga kampung tersebut. Hal ini dilakukan, untuk menjamin keselamatan dan kesehatan warga dari Covid-19. Selain itu, pembagian masker ini sebagai bentuk keseriusan Satgas Covid-19 untuk mengendalikan Covid-19 pada masyarakat.

iklan

“Kita tetap ikuti protokol kesehatan apapun itu kegiatan, ini juga untuk menjamin warga kita dari Covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dinding penahan jembatan yang berusia puluhan tahun itu ambrol akibat kontur tanah yang labil. Selain itu, faktor cuaca juga menjadikan salah satu infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat nyaris ambruk sehingga mengancam akses warga setempat yang bermukim di wilayah perbukitan. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments